Begini Penjelasan PSSI soal Sanksi yang Diberikan FIFA
Dalam usahanya tersebut, kata Jokdri, PSSI sukses membuat banyak klub terhindar dari hukuman.
TRIBUNSOLO.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan denda dari FIFA karena tindakan klub yang tak mampu menyelesaikan sengketa dengan pemain.
"PSSI menangani sekitar 40 kasus serupa pada 2011-2015."
"PSSI berusaha mendampingi klub untuk terhindar dari hukuman," tutur Jokdri, sapaan akrabnya, kepada BolaSport.com, Kamis (19/4/2018).
Dalam usahanya tersebut, kata Jokdri, PSSI sukses membuat banyak klub terhindar dari hukuman.
Baca: Temui Petinggi PKS, Sandiaga Uno Bahas Cawapres untuk Prabowo Subianto
"Banyak klub sukses seperti PSM Makassar, Barito Putera, dan Persiba Balikpapan."
"Mereka bisa sukses karena klub memiliki kemampuan untuk membayar tunggakan gaji dan bernegosiasi dengan pemain," ujar Jokdri.
"Sementara untuk enam klub ini, kami gagal."
"Untuk dua klub Liga 1 (Persegres dan Madura United), sudah kami kurangi poinnya."
"Sementara itu, untuk klub Liga 2 dan Liga 3, kami banding untuk diimpelentasikan untuk 2018," tuturnya.
Baca: Polresta Solo Tahan 4 Tersangka dan Periksa Secara Intensif 5 Saksi Terkait Kasus Kematian Bonek
Sementara itu, Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, menyatakan bahwa pihaknya telah menghukum dua klub dari total enam klub yang terkena pengurangan poin oleh FIFA.
Kedua klub tersebut adalah Madura United dan Persegres Gresik United.
Mereka telah dikurangi poinnya pada musim lalu.
"Hukuman dari FIFA tersebut sudah kami implementasikan pada musim lalu," kata Tisha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pssi_20180419_233916.jpg)