SiMakmur

Pemkab Sukoharjo Raup Rp 44 Miliar dari PBB P2, Tulang Punggung PAD Tahun 2025

TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, saat menghadiri acara Tax Gathering Gebyar Undian Hadiah PBB-P2 yang diselenggarakan Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) di Gedung Graha Satya Praja, Selasa (23/12/2025). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo meraup pendapatan sebesar Rp 44 miliar dari pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). 

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, saat menghadiri acara Tax Gathering Gebyar Undian Hadiah PBB-P2 yang diselenggarakan Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) di Gedung Graha Satya Praja, Selasa (23/12/2025).

Meski mampu menghimpun pendapatan hingga puluhan miliar rupiah, realisasi penerimaan PBB-P2 tahun 2025 tercatat masih lebih rendah dibandingkan tahun 2024. 

Baca juga: Bupati Etik Suryani Berangkatkan Kiriman Bantuan Uang Tunai dan Logistik dari Sukoharjo ke Sumatra

Salah satu indikatornya terlihat dari jumlah desa dan kelurahan yang berhasil mencapai status lunas PBB-P2.

Pada tahun 2024, tercatat sebanyak 116 desa dan kelurahan berhasil masuk kategori lunas. 

Namun pada tahun 2025, jumlah tersebut menurun menjadi 99 desa dan kelurahan. 

Kendati demikian, realisasi penerimaan PBB-P2 hingga bulan September 2025 tetap mampu dipertahankan sebesar Rp 44 miliar.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani menjelaskan Pajak Bumi dan Bangunan merupakan salah satu jenis pajak daerah yang dikenakan atas kepemilikan, penguasaan, serta pemanfaatan tanah dan bangunan. 

Oleh karena itu, PBB-P2 memiliki peran penting dalam menopang pendapatan asli daerah.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 99 kepala desa dan lurah serta 12 camat di Kabupaten Sukoharjo yang telah menunjukkan kinerja optimal dalam pengelolaan dan pelunasan PBB-P2 tahun 2025,” ujar Etik, Selasa (23/12/2025).

Menurutnya, meskipun terjadi penurunan jumlah desa dan kelurahan yang lunas dibandingkan tahun sebelumnya, capaian penerimaan sebesar Rp 44 miliar menunjukkan adanya kesungguhan dan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas pendapatan daerah di tengah dinamika dan tantangan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Baca juga: Bupati Etik dan Wabup Eko Resmi Berikan Program Umroh Gratis untuk 24 Takmir Masjid di Sukoharjo

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Etik Suryani juga mengapresiasi empat kecamatan yang berhasil mencapai pelunasan PBB-P2 sebesar 100 persen, yakni Kecamatan Tawangsari, Bulu, Weru, dan Polokarto. 

"capaian tersebut merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, serta sinergi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, serta seluruh pemangku kepentingan," terangnya.

Lebih lanjut, Etik Suryani menekankan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat guna meningkatkan kesadaran kolektif akan kewajiban perpajakan.

 Ia juga menegaskan sejumlah poin strategis untuk meningkatkan penerimaan PBB-P2 ke depan.

Beberapa di antaranya adalah pelaksanaan program JEMPOL (Jemput Bola) pembayaran PBB-P2 secara berkelanjutan, pemutakhiran data pajak secara berkala, penguatan sinergi dalam penagihan piutang pajak daerah sesuai arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta pelaksanaan pemungutan pajak yang berpedoman pada standar operasional prosedur.

Selain itu, Bupati juga meminta BPKPAD untuk melakukan monitoring terhadap petugas penyampai Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) agar benar-benar diterima oleh wajib pajak.

Hal ini dinilai penting untuk meminimalkan potensi kebocoran dan tunggakan pajak.

“Seiring dengan menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat, Pendapatan Asli Daerah menjadi tulang punggung pembiayaan pembangunan. Oleh karena itu, potensi pajak daerah harus terus dioptimalkan,” tandasnya. 

Melalui kegiatan Tax Gathering tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo berharap dapat meningkatkan motivasi, kinerja, serta kesadaran seluruh pihak dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah demi keberlanjutan pembangunan di Sukoharjo.

Baca juga: Bupati Etik Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan untuk Tekan Angka Stunting di Kabupaten Sukoharjo!

(*)