SiMakmur

Bupati Sukoharjo Resmikan Sumur Bor Dalam di Desa Karangwuni, Kolaborasi Pemkab, TNI, dan Pengusaha

TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
SINERGI SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo Etik Suryani meresmikan sumur bor dalam di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/1/2026). Pembangunan sumur bor ini hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo, serta dukungan pihak swasta melalui PT Berseri. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo Etik Suryani meresmikan sumur bor dalam di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/1/2026).

Pembangunan sumur bor dalam tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo, serta dukungan pihak swasta melalui PT Berseri.

Peresmian sumur bor dalam ini turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukoharjo serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca juga: Anugerah Keterbukaan Informasi Pemkab Sukoharjo, OPD Berprestasi Terima Penghargaan dari Bupati Etik

Bupati Etik Suryani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada program TNI Manunggal Air serta PT Berseri yang telah berkontribusi menyediakan fasilitas air bersih bagi masyarakat Sukoharjo, khususnya warga Desa Karangwuni.

“Ada tiga dukuh yang akan merasakan manfaat sumur bor ini, yakni Dukuh Karangwuni, Dukuh Suruhan, dan Dukuh Ngentak. Harapan kami, ketersediaan air bersih ini dapat meningkatkan kualitas hidup bersih dan sehat masyarakat,” ujar Etik, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya, air merupakan sumber kehidupan yang sangat vital.

SINERGI SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo Etik Suryani meresmikan sumur bor dalam di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/1/2026). Pembangunan sumur bor ini hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo, serta dukungan pihak swasta melalui PT Berseri.
SINERGI SUKOHARJO - Bupati Sukoharjo Etik Suryani meresmikan sumur bor dalam di Desa Karangwuni, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (21/1/2026). Pembangunan sumur bor ini hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Kodim 0726/Sukoharjo, serta dukungan pihak swasta melalui PT Berseri. (TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar)

Dengan adanya sumur bor dalam ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan air bersih secara maksimal untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca juga: Bupati Etik Prioritaskan 10 Proyek Strategis di Sukoharjo, Infrastruktur dan Pelebaran Jalan Nomer 1

“Yang terpenting, sumur ini harus dikelola dengan baik, dijaga secara guyup rukun, dan dipelihara bersama. Bantuan ini diberikan untuk masyarakat, bukan perorangan, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Etik menambahkan, keberadaan air bersih ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tiga dukuh tersebut agar dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat dan layak.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan pengusaha swasta menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Kolaborasi ini luar biasa. Sumur bor dalam ini tidak hanya dibangun di desa ini saja, tetapi juga akan memberikan manfaat yang luas bagi warga Sukoharjo,” tandas Etik.

Baca juga: Bupati Etik Suryani Berangkatkan Kiriman Bantuan Uang Tunai dan Logistik dari Sukoharjo ke Sumatra

Sementara itu, Direktur Utama PT Berseri, Agung Dwi Sulistyo, menjelaskan bahwa proses pengerjaan satu titik sumur bor dalam memerlukan waktu sekitar 10 hari.

“Sekitar 10 hari untuk satu sumur. Alhamdulillah, kegiatan ini merupakan kerja sama antara yayasan orang tua asuh Sukoharjo, pihak Dandim, dan pemerintah daerah. Kedalaman sumur mencapai sekitar 80 meter,” jelasnya.

Ia menambahkan, hingga awal tahun 2026 ini telah terealisasi tiga titik sumur bor dalam.

Ke depan, yayasan orang tua asuh juga memiliki program lanjutan yang tidak hanya fokus pada penyediaan air bersih.

“Program kami tidak hanya sumur bor, tetapi juga santunan rutin setiap bulan untuk sekitar 120 anak yatim,” pungkasnya. (*)