SiMakmur

Jelang Ramadan dan Mudik Lebaran 2026, Pemkab Sukoharjo Genjot Perbaikan Jalan Lewat Tim Sapu Lubang

TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
Menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mempercepat perbaikan jalan di sejumlah titik. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mempercepat perbaikan jalan di sejumlah titik.

Langkah ini dilakukan guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya menjelang arus mudik.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Sukoharjo (DPUPR), perbaikan difokuskan pada penambalan aspal sementara mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi.

Tim sapu lubang pun dikerahkan untuk menangani jalan rusak dan berlubang.

Program ini merupakan bagian dari tindak tanggap jalan yang merespons cepat aduan masyarakat terkait kondisi infrastruktur.

Sejumlah laporan telah diterima DPUPR, di antaranya di ruas Jalan Stasiun Gawok–Sraten, Jalan Ngaglik–Sonorejo, dan Jalan Bekonang–Sidan.

Baca juga: Bupati Etik Tutup Turnamen Bola Voli Piala Gubernur Jateng: Ajang Silaturahmi Lewat Olahraga

Kepala DPUPR Sukoharjo, Bowo Sutopo Dwi Atmojo, mengatakan setiap aduan langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim ke lokasi.

“Program tindak tanggap jalan dilakukan dengan mengerahkan tim sapu lubang untuk menindaklanjuti aduan masyarakat. Prinsip responsif dikedepankan sebagai bagian dari pelayanan terhadap masyarakat dan pengguna jalan,” ujarnya saat di konfirmasi TribunSolo.com, Senin (16/2/2026).

Ia menjelaskan, pemeliharaan rutin berupa perbaikan jalan rusak dan berlubang terus digeber menjelang bulan puasa.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan.

Sebagai contoh, ruas Jalan Stasiun Gawok–Sraten yang mengalami kerusakan cukup parah telah dilakukan penambalan oleh tim sapu lubang.

Begitu pula dengan ruas Jalan Ngaglik–Sonorejo yang sebelumnya dipenuhi lubang, kini telah diperbaiki untuk meminimalisasi risiko kecelakaan.

“Pekerjaan pemeliharaan rutin bakal terus dilakukan saat Bulan Puasa. Terutama di jalur alternatif yang menjadi jalur mudik bagi perantau yang hendak pulang ke kampung halaman,” kata Bowo.

Pemkab Sukoharjo berharap percepatan perbaikan jalan ini dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2026.

Baca juga: Bupati Etik Ingatkan Kerukunan Umat Beragama dan Tekankan Program Sukoharjo Mengaji saat Isra Miraj

(*)