SiMakmur
Daftar Harga Pangan di Gerakan Pangan Murah Sukoharjo, Beras hingga Minyak Lebih Murah dari Pasar!
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten Sukoharjo kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Mall Pelayanan Publik Sukoharjo.
Program ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat pukul 07.00–10.00 WIB sebagai upaya menekan lonjakan harga bahan pokok menjelang Lebaran 2026.
Baca juga: Bupati Etik Lantik Ratusan Pejabat, Ingatkan Kepala Sekolah di Sukoharjo: Jangan Ada Jam Kosong
Kepala Dinas Pangan Sukoharjo, Sumarno, mengatakan kegiatan pasar murah tersebut merupakan langkah antisipatif pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga komoditas pangan.
“Kami (Pemkab Sukoharjo) terus melakukan gerakan-gerakan pasar murah untuk mengantisipasi harga komoditas bahan pokok pangan apabila meningkat,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).
Daftar Harga Pangan di GPM Sukoharjo
Pada pelaksanaan Februari ini, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Berikut daftar harga komoditas yang tersedia:
- Beras SPHP Bulog: Rp57.000 per 5 kilogram
- Beras Gapoktan: Rp57.500 per 5 kilogram
- Gula pasir: Rp15.000 per kilogram
- MinyaKita: Rp15.500 per kilogram
- Bawang putih: Rp30.000 per kilogram
- Bawang merah: Rp35.000 per kilogram
- Harga tersebut disambut antusias warga yang sudah datang sejak pagi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Akan Diperluas ke Desa dan Kecamatan
Tak hanya digelar di MPP, Pemkab Sukoharjo berencana memperluas pelaksanaan GPM ke sejumlah desa dan kecamatan. Nantinya, kegiatan akan dilaksanakan di halaman balai desa maupun kantor kecamatan setempat guna mendekatkan akses bahan pangan murah kepada masyarakat.
“Nantinya GPM akan digelar di halaman balai desa dan halaman kantor kecamatan setempat,” terang Sumarno.
Menurutnya, perluasan lokasi ini bertujuan menjangkau masyarakat kurang mampu yang terdampak kenaikan harga pangan.
Ia menilai program tersebut sangat penting mengingat perkembangan harga bahan pokok saat ini cenderung meningkat.
Gerakan Pangan Murah menjadi upaya nyata Dinas Pangan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pangan yang terjangkau dan berkualitas.
Melalui program ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga serta inflasi pangan di Kabupaten Sukoharjo dapat dikendalikan menjelang hari besar keagamaan.
Pemkab Sukoharjo juga mengajak masyarakat menerapkan pola konsumsi sesuai prinsip B2SA (Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman) serta berbelanja secara bijak tanpa berlebihan guna mencegah pemborosan pangan.
“Semoga Gerakan Pangan Murah ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukoharjo,” pungkasnya.
Baca juga: Jalan Rusak Disorot di Paripurna DPRD Sukoharjo, Bupati Etik Janji Kawal Langsung Perbaikan Jalan
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Gerakan-Pangan-Murah-kedua.jpg)