SiMakmur

Sempat Dikeluhkan Warga, Jalan Kampung Terdampak Proyek Sekolah Rakyat di Bendosari Kini Sudah Dicor

TribunSolo.com/Anang Maruf Bagus Yuniar
KONDISI JALAN DILEWATI PROYEK - Potrait Jalan Gading Indah di Dukuh Gabahan, Desa Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, kini sudah dicor, Jumat (24/4/2026). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Jalan perkampungan di sekitar proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Gading Indah, Dukuh Gabahan, Desa Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, yang sebelumnya rusak parah kini telah diperbaiki dengan pengecoran.

Perbaikan tersebut dilakukan setelah banyaknya aduan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan akibat aktivitas kendaraan proyek yang keluar masuk lokasi pembangunan.

Kerusakan jalan sempat mengganggu mobilitas warga, bahkan di beberapa titik tidak dapat dilalui untuk sementara waktu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengakui adanya keluhan tersebut. 

Ia menyebut kerusakan jalan menjadi salah satu dampak dari pembangunan fisik Sekolah Rakyat yang saat ini tengah berlangsung.

Baca juga: Pembangunan Sekolah Rakyat di Sukoharjo Capai 50 Persen, Pondasi Gedung Sudah Tampak

“Keluhan masyarakat terkait jalan itu sudah dibantu untuk diperbaiki, sehingga masyarakat bisa melewati jalan-jalan di sekitar rumahnya. Kalau kemarin terlihat rusak sekali, sekarang sudah diperbaiki dengan cor,” ujar Yunia, Jumat (24/4/2026).

Ia juga menjelaskan selama proses perbaikan, sempat ada pembatasan akses jalan karena masih dalam tahap pengecoran.

Namun kini kondisi jalan telah kembali normal dan dapat digunakan oleh masyarakat.

“Mungkin waktu itu sempat juga ada beberapa hari tidak boleh dilewati karena masih di cor, sekarang sudah jadi dan sudah bisa dilewati,” tambahnya.

Diketahui, proyek pembangunan Sekolah Rakyat yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 5,1 hektare tersebut saat ini telah memasuki progres sekitar 50 persen. 

Tahapan pembangunan gedung pun sudah mulai terlihat dengan berdirinya sejumlah pondasi bangunan.

Baca juga: TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 Resmi Dibuka di Polokarto Sukoharjo, Fokus Bangun Infrastruktur Desa!

Selain persoalan jalan, proyek ini juga sempat menuai keluhan terkait debu yang ditimbulkan selama proses pembangunan.

Namun pihak pelaksana proyek disebut telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan dampak tersebut.

Dengan selesainya perbaikan jalan kampung, diharapkan aktivitas warga kembali lancar dan dampak negatif dari proyek pembangunan dapat terus diminimalisir seiring dengan berjalannya pekerjaan hingga target penyelesaian pada Juni 2026 mendatang.

(*)