SiMakmur
Disdikbud Sukoharjo Sidak Hari Pertama SPMB Online SD 2026, Pastikan Berjalan Lancar dan Transparan
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026/2027 yang untuk pertama kalinya diterapkan secara online, Senin (4/5/2026).
Sidak dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni SD Negeri Jetis 1 Sukoharjo yang berada di kawasan perkotaan serta SD Negeri Juron 1 Nguter yang mewakili wilayah pinggiran.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan hari pertama SPMB online berjalan sesuai harapan di berbagai wilayah.
Dari hasil pemantauan, pelaksanaan SPMB online di hari pertama terpantau berjalan lancar.
Baca juga: Janji Bupati Sukoharjo Etik Suryani di Hari Buruh: Kami akan Terus Berupaya Lindungi Tenaga Kerja
Pihak sekolah juga aktif memberikan pendampingan kepada orang tua calon murid yang masih mengalami kendala dalam proses pendaftaran.
Kepala Disdikbud Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, mengatakan pihaknya bersama jajaran, termasuk Kepala Bidang SD, turun langsung untuk memastikan sistem baru ini dapat diakses dengan baik oleh masyarakat.
“Pagi hari ini kami bersama Kabid SD memantau langsung pelaksanaan SPMB online yang baru pertama kali dilakukan. Ini merupakan inovasi yang baik, karena masyarakat bisa mengecek secara langsung posisi anaknya diterima atau tidak, bahkan sudah ada pilihan satu sampai empat,” ujarnya, Senin (4/5/2026) kemarin.
Menurutnya, penerapan sistem online ini menjadi langkah maju dalam mewujudkan proses penerimaan murid baru yang lebih transparan.
Orang tua kini dapat memantau hasil seleksi secara real time tanpa harus datang langsung ke sekolah.
“Ini langkah positif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang pernah terjadi sebelumnya,” imbuhnya.
Pada tahun ajaran 2026/2027, Disdikbud Sukoharjo menyiapkan total kuota sebanyak 12.460 siswa yang akan diterima di seluruh SD negeri se-Kabupaten Sukoharjo.
Baca juga: Bantuan Santunan Kematian untuk Warga Kurang Mampu, Bupati Sukoharjo Etik: Gunakan Sebaik-baiknya
Kuota tersebut diharapkan dapat terpenuhi secara optimal melalui sistem baru yang lebih terbuka dan akuntabel ini.
Selain memastikan kelancaran teknis, sidak juga menjadi bagian dari evaluasi awal untuk mengetahui kendala di lapangan, baik di sekolah perkotaan maupun wilayah pinggiran, sehingga pelaksanaan SPMB online ke depan dapat semakin optimal.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Disdikbud-Kabupaten-Sukoharjo-melakukan-inspeksi-mendadak-5-Mei.jpg)