SiMakmur
Progres Sekolah Rakyat Sukoharjo Capai 79,9 Persen, Ditarget Rampung Akhir Juni 2026!
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Sukoharjo terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Hingga 1 Juni 2026, progres pembangunan sekolah yang menjadi program strategis pemerintah tersebut telah mencapai 79,9 persen dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada akhir Juni 2026.
Sekolah Rakyat yang dibangun di Jalan Gading Indah, Dukuh Gabahan, Desa Jombor, Kecamatan Bendosari itu berdiri di atas lahan seluas sekitar 5,1 hektare.
Proyek tersebut dipersiapkan sebagai fasilitas pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dengan konsep pendidikan terpadu yang dilengkapi sarana penunjang memadai.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com di lokasi proyek, aktivitas pembangunan berlangsung cukup intensif.
Baca juga: Hadapi Musim Kemarau, BPBD Sukoharjo Siapkan Skema Distribusi Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat
Sejumlah pekerja tampak menyelesaikan berbagai pekerjaan konstruksi pada bangunan utama maupun fasilitas pendukung lainnya.
Area yang sebelumnya berupa lahan kosong kini mulai dipenuhi pondasi dan struktur bangunan yang berdiri kokoh, menandakan percepatan pekerjaan fisik yang cukup pesat dalam beberapa pekan terakhir.
Deretan pondasi yang telah terbentuk menunjukkan gambaran kompleks pendidikan yang nantinya akan digunakan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar para siswa.
Sejumlah bangunan juga telah memasuki tahap pengerjaan struktur dan penyelesaian konstruksi.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan progres pembangunan terus mengalami peningkatan dari hari ke hari.
Berdasarkan laporan terbaru, capaian konstruksi telah mendekati 80 persen.
"Berarti untuk hari ini bisa lebih dari 80 persen itu untuk konstruksi bangunannya. Insya Allah nanti target 100 persennya akhir Juni, tepatnya 30 Juni 2026," ujar Yunia, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan agar Sekolah Rakyat dapat segera digunakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
"Saat ini fokus pekerjaan masih berada pada penyelesaian konstruksi bangunan utama beserta berbagai fasilitas pendukung yang akan menunjang operasional sekolah," katanya.
Baca juga: Sukoharjo Luncurkan SD Unggulan, Bupati Etik Ingin Kembalikan Kepercayaan Warga ke Sekolah Negeri
Sebagai informasi, Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kehadiran sekolah ini diharapkan mampu memberikan kesempatan pendidikan yang lebih layak sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukoharjo.
Selain ruang belajar, kompleks Sekolah Rakyat nantinya juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang dirancang untuk menunjang kebutuhan siswa selama mengikuti pendidikan.
Konsep sekolah berasrama yang diterapkan diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan terintegrasi.
Pemkab Sukoharjo terus melakukan pemantauan terhadap progres pembangunan guna memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai target.
Koordinasi dengan pihak pelaksana proyek juga dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi kendala yang berpotensi menghambat penyelesaian pembangunan.
Baca juga: Ratusan Warga Kurang Mampu di Sukoharjo Dapat Bantuan, Bupati Etik Harap Tak Ada Anak Putus Sekolah
Dengan capaian hampir 80 persen pada awal Juni ini, Pemkab Sukoharjo optimistis target penyelesaian pembangunan pada 30 Juni 2026 dapat tercapai.
Setelah konstruksi rampung, tahap berikutnya akan difokuskan pada penyempurnaan fasilitas dan persiapan operasional sehingga Sekolah Rakyat dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pembangunan-sekolah-rakyat-di-Jalan-Gading-Indah.jpg)