Pelajar Tewas Tergencet Ekskavator

Pelajar Tewas Tergencet Ekskavator di Sukoharjo Bukan Satu-satunya yang Jalani PKL, Ada 3 Lainnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada empat siswa PKL yang bertugas di perusahaan alat berat tersebut, termasuk korban.

TribunSolo.com/Anang Ma'ruf
TEWAS TERGENCET - Mobil towing bernomor polisi T 9061 TC yang membawa alat berat ekskavator dan menewaskan 1 orang, di Jalan Umum Weru–Watukelir, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, pada Selasa (14/10/2025). Saat berada di jalan turunan, ekskavator itu bergeser ke arah korban dan membuatnya tergencet. Korban sempat dilarikan ke RSI Cawas, namun nyawanya tak tertolong akibat luka berat yang dialami. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - MBF (18), siswa SMK Muhammadiyah Cawas Klaten, yang tewas tergencet ekskavator saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Sukoharjo, ternyata tak sendirian menjalani PKL.

Bahkan ada tiga siswa PKL lainnya yang bertugas di perusahaan alat berat tersebut.

Akan tetapi dari empat siswa PKL tersebut, hanya MBF yang ikut naik truk towing pembawa ekskavator — kendaraan yang belakangan mengalami kecelakaan dan merenggut nyawanya.

“Tiga orang lainnya ini (saat kejadian) ada di workshop,” ujar Humas SMK Muhammadiyah Cawas, Wahyu kepada TribunSolo, saat ditemui di sekolah, Kamis (16/10/2025).

KEJADIAN MAUT. Potrait mobil towing bernomor polisi T 9061 TC dan Alat Berat Maut. Seorang pelajar tewas tergencet kendaraan tersebut di Sukoharjo.
KEJADIAN MAUT. Potrait mobil towing bernomor polisi T 9061 TC dan Alat Berat Maut. Seorang pelajar tewas tergencet kendaraan tersebut di Sukoharjo. (TribunSolo.com/Anang Maruf)

Menurut keterangan Wahyu, sebelum kecelakaan, yang sebenarnya dijadwalkan ikut dalam pengiriman alat berat adalah teman korban MBF yakni G. 

Namun, G sempat turun dari truk untuk mengambil ponsel yang tertinggal di workshop.

“Yang diajak untuk ke (kirim alat) itu inisialnya G (teman korban),” jelasnya.

Baca juga: Pelajar PKL di Sukoharjo Tewas Tergencet Ekskavator, Nasib Kasusnya Tergantung Keluarga Korban

Hanya saja saat G kembali dari mengambil ponsel, truk sudah berangkat lebih dulu.

“Keluar sudah ditinggal, nah posisi G ini diambil alih sama M (korban),” ucap Wahyu.

Tak lama kemudian, kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Umum Weru–Watukelir, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, pada Selasa (14/10/2025).

Truk towing yang mengangkut alat berat ekskavator itu tak berdaya melawan gravitasi di jalanan menurun meski sudah diikat.

Ekskavator itu pun bergeser ke arah MBF berada yang membuat MBF terjepit di antara rangka dan beban alat berat.

Baca juga: Identitas Terungkap, Korban Ekskavator di Sukoharjo Siswa SMK Muhammadiyah Cawas

Korban sempat dilarikan ke RSI Cawas, namun nyawanya tak tertolong akibat luka berat yang dialami.

“Pihak sekolah turut berduka cita atas insiden ini,” kata Wahyu.

Usai kejadian, pihak sekolah memfasilitasi pertemuan antara keluarga korban, perusahaan tempat PKL, dan pemerintah desa.

Jenazah MBF dimakamkan pada hari yang sama di kampung halamannya di Klaten.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved