Truk Gypsum Terguling di Boyolali
Truk Muatan 25 Ton Gypsum Hantam Pembatas Jalan Tol, Terguling ke Bawah Jalur di Boyolali!
Sebuah truk trailer bermuatan 25 ton gypsum terguling di KM 500 Tol Solo–Ngawi, tepatnya di Desa Dibal, Ngemplak, Senin (20/10/2025) pagi.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebuah truk trailer bermuatan 25 ton gypsum terguling di KM 500 Tol Solo–Ngawi, tepatnya di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Senin (20/10/2025) pagi.
Beruntung, sopir truk selamat dalam insiden tunggal yang diduga disebabkan oleh pengemudi mengantuk itu.
Truk yang melaju dari arah Surabaya menuju Semarang tiba-tiba menggasak besi pembatas jalan tol di sisi kiri hingga akhirnya terguling ke bawah jalur tol.
Baca juga: Siswa PKL Kecelakaan Ekskavator di Sukoharjo, Sekolah Klaim Sudah Tekankan Mitigasi Keselamatan
“Gresik menuju Jogja. Muatan sekitar 25 ton,” ujar seorang pekerja di lokasi yang tengah mengevakuasi gypsum dari truk tersebut.
Pekerja itu memastikan sopir truk hanya mengalami luka ringan.
“Tidak apa-apa. Hanya lecet di kaki,” katanya.
Sementara itu, Muhammad, warga sekitar lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat sopir mengantuk.
“Informasinya karena sopir mengantuk,” ujar Muhammad.
Baca juga: Siswi SMP di Boyolali Jadi Korban Pencabulan : Terungkap Pihak Sekolah, Pelakunya Kakek Tiri Sendiri
Petugas Satlantas Polres Boyolali bersama PJR Kartasura dan pengelola jalan tol langsung menangani kejadian tersebut.
Kanit Gakkum Polres Boyolali, Iptu Budi Purnomo, membenarkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.
“Kecelakaan tunggal. Korban jiwa nihil,” tegasnya.
Meski tak menimbulkan korban, kejadian ini sempat menarik perhatian pengguna jalan tol lain dan menimbulkan proses evakuasi yang memakan waktu cukup lama karena muatan berat yang berserakan di bawah jalur tol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/TRUK-TERGULING-truk-trailer-bermuatan-25-ton-gypsum-terguling-di-KM-500-Tol-SoloNgawi-Boyolali.jpg)