Ojol Baru di Karanganyar
Ojol Lokal Muncul Jadi Pesaing Baru di Karanganyar, Driver Lama Tak Merasa Khawatir dan Tersaingi
Kehadiran ojek online baru lokal di Karanganyar akan menambah persaingan baru di dunia transportasi online.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Aplikasi ojol lokal Bintang Lawu mulai hadir di Karanganyar, namun belum banyak diketahui driver.
- Driver ojol Himawan (59) mengaku baru mengetahui keberadaan aplikasi tersebut dan menyambutnya positif.
- Ia menilai Bintang Lawu belum mengancam penghasilan karena segmentasi pasar berbeda dan keunggulan belum terlihat.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Hadirnya aplikasi ojek online (ojol) lokal Bintang Lawu di Kabupaten Karanganyar mulai terdengar di kalangan pengemudi, meski belum semua driver mengetahuinya.
Salah satu driver ojol di Karanganyar, Himawan (59), mengaku baru mengetahui keberadaan aplikasi tersebut.
Warga Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, itu mengungkapkan hal tersebut saat ditemui TribunSolo.com ketika beristirahat di kawasan Jalan Lawu, Senin (29/12/2025).
“Saya baru tahu ada itu (aplikasi Bintang Lawu),” kata Himawan.
Meski menjadi pesaing baru di dunia transportasi online, Himawan menyambut positif kehadiran aplikasi lokal tersebut.
Ia menilai persaingan merupakan hal wajar dan tidak serta-merta mengancam penghasilan driver yang sudah lebih dulu bergabung dengan aplikasi lama.
Sambil duduk di atas motornya, Himawan menegaskan dirinya tidak merasa khawatir akan tersaingi.
Baca juga: Muncul Ojol Baru Lokal di Karanganyar, Bakal Ramaikan Persaingan Transportasi Online di Bumi Lawu
Menurutnya, setiap aplikasi memiliki segmentasi pasar yang berbeda.
“Tanggapan saya ya bagus, ada kompetitor baru meski lokal, tapi sebagai pesaing itu tidak, karena sasaran sektornya lain, jadi kemungkinan masih aman-aman saja,” ujarnya.
Himawan sendiri telah berprofesi sebagai driver ojol sejak 2017 dan hingga kini masih aktif menarik penumpang di wilayah Karanganyar dan sekitarnya.
Ia mengaku masih menunggu keunggulan apa yang ditawarkan Bintang Lawu dibanding aplikasi yang sudah lebih dulu eksis.
“Detailnya kami belum tahu, kelebihan masih belum tahu, kalau yang lama sudah terbiasa dan sudah hafal. Minimal ada sesuatu yang menarik. Kalau belum ada yang menarik, saya ya biasa saja,” pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Himawan-59-salah-satu-driver-ojol-asal-Desa-Ngijo-Kecamatan-Tasikmadu-Kabupaten-Karanganyar.jpg)