Nataru 2026
Pergantian Tahun 2026, Pendaki Gunung Lawu di Karanganyar Menurun
Jumlah pendaki Gunung Lawu di Karanganyar tak sebanyak tahun lalu. Ini diungkap relawan ceto.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Sekitar 115–120 pendaki tercatat mendaki Gunung Lawu melalui jalur Ceto pada malam pergantian Tahun Baru 2026.
- Data Dispapora menunjukkan jumlah pendaki via Ceto fluktuatif sejak libur Natal 2025, sempat meningkat usai Natal, lalu kembali menurun dua hari menjelang tahun baru.
- Relawan Ceto menyebut sepinya pendaki dipengaruhi libur panjang. Hingga Kamis pagi, baru sekitar 40 pendaki yang masuk, meski cuaca malam tahun baru terpantau cerah dan aman.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sekitar seratus orang tercatat masuk dan mendaki Gunung Lawu melalui jalur Ceto pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Rabu (31/12/2025).
Pengelola pintu masuk pendakian Gunung Lawu via Ceto menyebut jumlah pendaki pada malam pergantian tahun terbilang sedikit.
Berdasarkan catatan TribunSolo.com yang diterima dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Dispapora), Kamis (1/1/2026), jumlah pendaki Gunung Lawu melalui jalur Ceto mengalami fluktuasi sejak libur Natal 2025.
Berikut data tersebut:
- Sabtu (20/12/2025) jumlah pengunjung 231 orang
- Minggu (21/12/2025) jumlah pendaki menurun menjadi sekitar 73 orang
- Senin (22/12/2025) jumlah pengunjung kembali meningkat menjadi 109 orang
- Selasa (23/12/2025) tercatat 131 orang
- Rabu (24/12/2025) sebanyak 162 orang
- Kamis (25/12/2025) mencapai 290 orang
- Jumat (26/12/2025) meningkat menjadi 311 orang
- Minggu (28/12/2025) jumlah pendaki kembali menurun menjadi 257 orang
- Senin (29/12/2025) menjadi 272 orang
- Selasa (30/12/2025) 120 orang
- Rabu (31/12/2025) 115 orang
Faktor Libur Panjang
Salah satu relawan Ceto, Eko Supardi Memora, mengatakan jumlah pendaki Gunung Lawu via Ceto hingga malam pergantian tahun 2025 ke 2026 lebih sedikit dibandingkan momen yang sama pada tahun-tahun sebelumnya.
"Jumlah pendaki di jalur Ceto pada malam H-1 pergantian tahun sekitar 120 orang, lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata Eko pada TribunSolo.com, Kamis (1/1/2026).
Menurut Eko, sepinya pendaki Gunung Lawu via Ceto disebabkan oleh faktor libur panjang sehingga tidak terjadi lonjakan pengunjung pada hari H pergantian tahun.
Baca juga: Magnet Gunung Lawu di Akhir Tahun, Pendaki via Karanganyar Tembus 1.522 Orang
Ia menambahkan, hingga pukul 09.45 WIB, jumlah pengunjung yang masuk dan mendaki Gunung Lawu via Ceto baru sekitar 40 orang.
"Pendaki biasanya hanya menginap satu malam dan tidak menunggu momen pergantian tahun di puncak. Padahal, kondisi cuaca saat malam pergantian tahun terpantau cerah dan aman terkendali," pungkasnya. (*)
| Hari Terakhir Libur Tahun Baru, Wisatawan Tawangmangu Karanganyar Turun |
|
|---|
| Bukan Tahun Baru, 3 Hari Usai Natal Jadi Hari Tersibuk di Exit Tol Klodran Colomadu Karanganyar |
|
|---|
| Libur Tahun Baru 2026 di Karanganyar: Ribuan Kendaraan Tercatat Melintas Exit Tol Klodran |
|
|---|
| Berkah Nataru 2026, Ekonomi Solo Raya Menggeliat dari Villa hingga Petani Ikan |
|
|---|
| Hari Pertama 2026 di Jalur Wisata Tawangmangu Karanganyar: Dari Peluit Polisi hingga Bau Kampas Rem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Relawan-mengecek-kondisi-jalur-Cetho-via-Lawu-belum-lama-ini.jpg)