Fakta Menarik Tentang Klaten

Asal-usul Desa Sidowayah Klaten : Kisah Sayembara Keraton dan Legenda Sumpil Buntung

Lokasi Desa Sidowayah ini berjarak 22 kilometer dari pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 43 menit kendaraan bermotor.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com
SEJARAH DESA KLATEN - Kampung Dolanan Sidowayah, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Inilah asal-usul Desa Sidowayah yang kini menjelma jadi desa wisata. 

Ringkasan Berita:
  • Desa Sidowayah di Polanharjo, Klaten, dikenal sebagai desa wisata kaya sejarah, legenda Keraton Surakarta, mata air jernih, serta budaya, berjarak 22 km dari Kota Solo.
  • Potensi mata air dikembangkan menjadi wisata unggulan seperti Umbul Kemanten.
  • Sidowayah juga memiliki wisata edukatif dan budaya, seperti Kampung Dolanan, Kampung Edukasi Lalu Lintas, legenda lokal, situs sejarah, serta kesenian tradisional yang terus lestari.

 

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Desa Sidowayah yang terletak di Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, merupakan salah satu desa wisata yang menyimpan kekayaan sejarah, legenda, serta potensi alam dan budaya yang luar biasa.

Dengan jumlah penduduk sekitar 3.168 jiwa, desa ini dikenal luas karena kejernihan mata airnya, kisah-kisah legenda Keraton Surakarta, hingga kreativitas masyarakat dalam mengembangkan wisata edukatif dan budaya.

Lokasi Desa Sidowayah ini berjarak 22 kilometer dari pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 43 menit kendaraan bermotor.

Baca juga: Asal-usul Pasar Jongke : dari Lapak Bakul Sederhana di Solo, Kini Menjelma jadi Pasar Mewah

Sejarah Desa Sidowayah: Dua Versi Awal Berdirinya Desa

Sejarah Desa Sidowayah memiliki dua versi yang berkembang di masyarakat.

Versi pertama menyebutkan bahwa Sidowayah berdiri sejak era 1930-an, dengan kepala desa pertama bernama Gus Raden Ngabei Gusti Purbontari atau yang akrab dikenal sebagai Ndoro Bei.

Versi lain menyebutkan bahwa desa ini awalnya bernama Kelurahan Nglungge dan berdiri pada tahun 1912.

Raden Ngabehi Purbontani tercatat sebagai lurah pertama.

Pada tahun 1933, Kelurahan Nglungge berganti nama menjadi Sidowayah setelah terjadi kerusuhan dan kebakaran.

Nama Sidowayah diambil dari makam Sidowayah, yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir Pangeran Sidotopo.

WISATA ALAM KLATEN - Umbul Siblarak di Desa Jatirejo, Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Berikut rekomendasi wisata alam di Klaten.
WISATA ALAM KLATEN - Umbul Siblarak di Desa Jatirejo, Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.. (Instagram/wisata_siblarak)

Kaya Mata Air, Tumbuh Menjadi Desa Wisata

Sidowayah dikenal sebagai desa yang kaya akan sumber mata air alami.

Sejak dulu, mata air ini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Seiring waktu, potensi tersebut dikembangkan menjadi destinasi wisata yang kini menjadi salah satu unggulan Kabupaten Klaten.

Baca juga: Asal-usul Desa Bugisan Klaten, Jejak Prajurit Bogis hingga Lahirnya Desa Wisata Candi Plaosan

Pada awalnya tidak mudah menyatukan pandangan masyarakat untuk mengembangkan wisata desa.

Namun melalui proses panjang dan pendekatan gotong royong, masyarakat akhirnya memiliki kesadaran dan empati untuk bersama-sama membangun desa wisata berbasis mata air.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved