Balita Idap 2 Penyakit Langka
Ibu Balita Pengidap Sakit Langka di Karanganyar Live TikTok Berjam-jam, Cuma Dapat Rp25-30 Ribu
Nominal Rp25 ribu hingga Rp30 ribu itu tidak selalu pasti. Bahkan, untuk mendapatkan Rp 50 ribu, ia harus mengumpulkannya dari beberapa live
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Dian Aruna Mahesi hanya memperoleh Rp 25 ribu–Rp 30 ribu dari satu kali siaran langsung TikTok untuk kebutuhan keluarga.
- Penghasilan tersebut bergantung pada gift penonton dan sering terhambat pembatasan dari pihak TikTok.
- Meski hasil minim, Dian tetap mengandalkan live mandiri demi mencukupi kebutuhan anak-anaknya.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Hasil siaran langsung di TikTok yang hanya berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu tak menyurutkan langkah Dian Aruna Mahesi (34) untuk terus berjuang demi keluarganya.
Bersama sang suami, Ranto Mekarsari (39), warga Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar ini menjadikan media sosial sebagai salah satu cara bertahan hidup.
Pendapatan tersebut diperoleh Dian dari aktivitas live TikTok yang rutin ia lakukan.
Uang itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli susu dan keperluan anaknya, Aira Cahya Mekarsari (4), serta dua kakaknya.
Untuk menjalankan aktivitas tersebut, Dian mengelola tiga akun TikTok, yakni @aira.pejuang.sembuh, @aira.istimewa, dan @airaanaksurga.
Melalui akun-akun itu, ia berharap memperoleh tambahan penghasilan dari gift penonton saat siaran langsung.
“Kami juga menambah pemasukan untuk menyambung hidup dan membeli susu anak dengan main medsos di live TikTok, tapi risikonya di sana terkadang dapat gift yang tak seberapa,” kata Dian, Kamis (8/1/2026).
Dian menjelaskan, nominal Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu itu pun tidak selalu pasti. Bahkan, untuk mendapatkan Rp 50 ribu, ia harus mengumpulkannya dari beberapa kali live.
Baca juga: Balita Karanganyar Alami Kebocoran Jantung, Ternyata Idap 2 Penyakit Langka yang Belum Ada Obatnya
“Rp 50 ribu itu hasil akumulasi beberapa live, namun dari pihak TikTok sering terkena pembatasan apalagi kita spil anak, kita terkena pembatasan tidak bisa live 10 menit hingga tidak bisa live semi permanen,” ujarnya.
Pembatasan tersebut membuat peluang Dian memperoleh penghasilan semakin terbatas.
Padahal, sebelumnya ia sempat mengikuti kegiatan Battle Coin bersama komunitas anak-anak istimewa di TikTok yang memberikan hasil lebih besar.
Baca juga: Rumah Kontrakan Balita Karanganyar Pengidap Dua Penyakit Langka, Dapur dan Kamar Tidur Jadi Satu
“Dulu pernah ikut battle coin dan membantu anak-anak istimewa dan mendapatkan Rp 200 ribu - Rp 300 ribu namun sudah berhenti 6 bulan lalu karena kesibukan hostnya,” kata Dian.
Kini, Dian kembali mengandalkan siaran langsung secara mandiri, meski hasilnya jauh dari cukup.
balita
Karanganyar
TikTok
Penyakit langka
Sindrom Sel Mast
Sindrom Goltz
Aira Cahya Mekarsari
Meaningful
| Kisah Ibu Balita Pengidap Sakit Langka Karanganyar, Bikin 3 Akun TikTok Demi Sambung Hidup Beli Susu |
|
|---|
| Dari Gaptek ke Viral, Kisah Ibunda Perjuangkan Buah Hati Balita Pengidap Sakit Langka di Karanganyar |
|
|---|
| Bantuan Pemerintah Stop, Balita Pengidap Sakit Langka Karanganyar Sambung Hidup dari Donasi TikTok |
|
|---|
| Rumah Kontrakan Balita Karanganyar Pengidap Dua Penyakit Langka, Dapur dan Kamar Tidur Jadi Satu |
|
|---|
| Balita Karanganyar Idap Dua Penyakit Langka, Orang Tua Jual Motor hingga Utang untuk Pengobatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Dian-Aruna-Mahesi-34-bersama-anak-bungsunya-Aira-Cahya-Mekarsari-4-sedang-live-TikTok.jpg)