Dana Desa Menyusut

Dana Desa Tak Bisa Lagi Jadi Tumpuan Pembangunan, Kades di Sragen Berharap dari Pemkab hingga DPRD

Dana desa di Sragen menurun, kondisi ini membuat mereka berharap ada bantuan dari Kabupaten hingga DPR.

TribunSolo.com/Septiana Ayu Lestari
ILUSTRASI. Kantor Kepala Desa Kedungpit, Kecamatan/Kabupaten Sragen pada Jumat (9/1/2026). Dana desa makin berkurang saat ini membuat desa harus berinovasi. 

Ringkasan Berita:
  • Dana Desa di Kabupaten Sragen pada 2026 turun drastis dari rata-rata Rp1 miliar per desa menjadi sekitar Rp300–350 juta.
  • Bupati Sragen Sigit Pamungkas menilai pemangkasan Dana Desa akan menyulitkan pembangunan desa, padahal selama ini terbukti mendorong kemajuan, terutama sektor infrastruktur.
  • Pemkab Sragen meminta kepala desa tetap berinovasi di tengah keterbatasan anggaran, sementara pemerintah desa menyatakan tetap mendukung program pusat dan berharap kerja sama lintas pemerintah.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Pembangunan Infrastruktur di Sragen tak bisa lagi berharap dari dana desa. 

Sebab, di 2026 ini, dana desa menurun drastis. 

Biasanya per Desa bisa menerima Rp1 miliar, namun di 2026 ini dana yang diterima berkisar Rp200 juta hingga Rp300 Juta. 

Kepala Desa Klandungan, Karsono tak banyak mengeluh soal ini. 

Dia menyatakan, tetap mendukung apa yang jadi kebijakan pemerintah pusat. 

Baca juga: DAFTAR LENGKAP Dana Desa 2026 di Boyolali : Paling Rendah Desa Paras, Cuma Terima Rp244 Juta

“Yang jelas, intinya dari anggaran yang dipangkas itu kami tetap mendukung program Bapak Presiden untuk program KDMP. Kami berharap KDMP nantinya bisa memajukan desa dan bermanfaat bagi masyarakat untuk menunjang terwujudnya desa yang mandiri dan sejahtera,” jelasnya saat dihubungi TribunSolo.com pada Jumat (9/1/2026).

Terkait pembangunan kedepan, dia mengatakan berharap bisa bekerjasama dengan Pemerintah Pusat, Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten. 

Selain itu, ada juga dari anggota DPR hingga DPRD. 

"Agar pembangunan tetap berjalan lancar sesuai harapan masyarakat,” kata dia dihubungi TribunSolo.com pada Jumat (9/1/2026). 

Pemkab Minta Desa Lakukan Terobosan

Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, mengatakan dana desa kini memang sedang menyusut. 

Pada tahun sebelumnya rata-rata setiap desa mendapatkan alokasi Dana Desa (DD) sebesar Rp 1 miliar.

Namun, tahun ini hanya berkisar Rp300 juta.

“Jadi Sragen sama seperti kabupaten lain di Indonesia, posisi keuangan dana desa di Sragen turun drastis, yang semula sekitar Rp 1 miliar, pada tahun 2026 menjadi antara Rp 300 juta hingga Rp 350 juta,” ujar Sigit saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (9/1/2026).

“Tentu pengurangan itu akibat dari pengalokasian untuk Koperasi Merah Putih yang langsung diambil oleh pemerintah pusat,” sambungnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved