Perampokan Boyolali
Korban Perampokan Boyolali Diizinkan Pulang, Tetap Dalam Pengawasan Dokter
Korban perampokan Boyolali sudah diizinkan pulang, namun dia tetap dalam pengawasan dokter.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Daryanti (33), korban selamat perampokan di Pengkol, Karanggede, Boyolali, telah diizinkan pulang setelah melewati masa kritis dan kini menjalani rawat jalan di rumah.
- Meski pulang, kondisi Daryanti masih dalam pengawasan dokter karena luka serius akibat serangan pelaku.
- Dalam peristiwa tersebut, anak korban AO (6) meninggal dunia, sementara pelaku Agus Ratmono menganiaya korban secara brutal.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Meski sudah pulang ke rumah di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, Daryanti tetap dalam pengawasan.
Seperti diketahui, Daryanti adalah korban selamat dari aksi perampokan di lokasi tersebut.
Sementara, anaknya AO (6) meninggal dunia dibunuh pelaku.
Daryanti sempat dirawat karena kritis.
Namun, kini dia sudah melewati masa kritis itu.
Baca juga: Kondisi Ibu Korban Perampokan Sadis Karanggede Boyolali : Trauma Berat, Belum Sanggup Beri Kesaksian
Ibu muda yang sempat digorok lehernya dengan kater oleh pelaku yang diketahui bernama Agus Ratmono pada Kamis, 29 Januari lalu itu sudah keluar dari rumah sakit.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menyampaikan bahwa Daryanti (33), ibu korban, kini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan menjalani perawatan lanjutan di rumahnya.
“Alhamdulillah, untuk kondisi ibu korban, sudah kembali dari rumah sakit. Dan saat ini sedang menjalani rawat jalan di kediaman korban, namun tetap dalam pengawasan dokter dan perawatan intensif,” jelas Indra, usai silaturahmi dengan Ketua DPRD Boyolali, Senin (9/2/2026).
Kondisi Masih Lemah
Meski sudah diperbolehkan pulang, kondisi Daryanti masih lemah akibat luka-luka serius yang dideritanya saat peristiwa perampokan tersebut.
Ia membutuhkan pendampingan keluarga serta pemantauan medis secara rutin.
Indra mengungkapkan, berdasarkan hasil visum yang dilakukan tim medis, korban mengalami luka yang sangat parah di bagian leher dan tengkuk.
“Dari hasil visum terdapat 22 luka sayat di sekitar leher, kemudian 5 luka tusukan di leher, serta 5 luka tusuk di bagian tengkuk,” paparnya.
Luka-luka tersebut diduga kuat akibat serangan senjata tajam yang dilakukan pelaku secara brutal saat beraksi di rumah korban.
Agus yang gelap mata karena kalah judi online pada Kamis pagi itu berniat merampok sepeda motor korban.
Agus datang ke rumah korban dengan berpura-pura untuk melunasi utang yang masih kurang Rp1 juta. (*)
| Rekonstruksi Perampokan Maut di Karanggede Boyolali Ungkap Indikasi Perencanaan Sebelum Aksi Terjadi |
|
|---|
| Korban Perampokan Sadis Boyolali Lewati Masa Kritis, Kena Sayat 22 Kali di Leher & Ditusuk 10 Kali |
|
|---|
| Disayat dan Ditusuk, Polisi Bongkar yang Dialami Korban Perampokan Sadis Boyolali |
|
|---|
| Alami 22 Luka Sayat, Korban Perampokan Sadis Boyolali Daryanti Akhirnya Pulang |
|
|---|
| Motif Terungkap, Pelaku Curas Pengkol Bunuh Anak Korban karena Terlilit Utang Judi Online |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Garis-polisi-terpasang-di-rumah-warga-yang-diduga-dirampok-di-Pengkol-Karanggede-Boyolali.jpg)