Perampokan Boyolali

Korban Perampokan Boyolali Diizinkan Pulang, Tetap Dalam Pengawasan Dokter

Korban perampokan Boyolali sudah diizinkan pulang, namun dia tetap dalam pengawasan dokter.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
GARIS POLISI - Garis polisi terpasang di rumah warga yang diduga dirampok di Pengkol, Karanggede, Boyolali pada Kamis (29/1/2026). Satu orang anak diketahui meninggal akibat perampokan tersebut, dan seorang perempuan terluka parah karenanya. 

Ringkasan Berita:
  • Daryanti (33), korban selamat perampokan di Pengkol, Karanggede, Boyolali, telah diizinkan pulang setelah melewati masa kritis dan kini menjalani rawat jalan di rumah.
  • Meski pulang, kondisi Daryanti masih dalam pengawasan dokter karena luka serius akibat serangan pelaku.
  • Dalam peristiwa tersebut, anak korban AO (6) meninggal dunia, sementara pelaku Agus Ratmono menganiaya korban secara brutal.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Meski sudah pulang ke rumah di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Boyolali, Daryanti tetap dalam pengawasan. 

Seperti diketahui, Daryanti adalah korban selamat dari aksi perampokan di lokasi tersebut. 

Sementara, anaknya AO (6) meninggal dunia dibunuh pelaku. 

Daryanti sempat dirawat karena kritis.

Namun, kini dia sudah melewati masa kritis itu. 

Baca juga: Kondisi Ibu Korban Perampokan Sadis Karanggede Boyolali : Trauma Berat, Belum Sanggup Beri Kesaksian

Ibu muda yang sempat digorok lehernya dengan kater oleh pelaku yang diketahui bernama Agus Ratmono pada Kamis, 29 Januari lalu itu sudah keluar dari rumah sakit.

Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menyampaikan bahwa Daryanti (33), ibu korban, kini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit dan menjalani perawatan lanjutan di rumahnya.

“Alhamdulillah, untuk kondisi ibu korban, sudah kembali dari rumah sakit. Dan saat ini sedang menjalani rawat jalan di kediaman korban, namun tetap dalam pengawasan dokter dan perawatan intensif,” jelas Indra, usai silaturahmi dengan Ketua DPRD Boyolali, Senin (9/2/2026).

OLAH TKP - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah warga yang diduga dirampok di Pengkol, Karanggede, Boyolali pada Kamis (29/1/2026). Satu orang anak diketahui meninggal akibat perampokan tersebut.
OLAH TKP - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah warga yang diduga dirampok di Pengkol, Karanggede, Boyolali pada Kamis (29/1/2026). Satu orang anak diketahui meninggal akibat perampokan tersebut. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Kondisi Masih Lemah

Meski sudah diperbolehkan pulang, kondisi Daryanti masih lemah akibat luka-luka serius yang dideritanya saat peristiwa perampokan tersebut.

Ia membutuhkan pendampingan keluarga serta pemantauan medis secara rutin.

Indra mengungkapkan, berdasarkan hasil visum yang dilakukan tim medis, korban mengalami luka yang sangat parah di bagian leher dan tengkuk.

“Dari hasil visum terdapat 22 luka sayat di sekitar leher, kemudian 5 luka tusukan di leher, serta 5 luka tusuk di bagian tengkuk,” paparnya.

Luka-luka tersebut diduga kuat akibat serangan senjata tajam yang dilakukan pelaku secara brutal saat beraksi di rumah korban.

Agus yang gelap mata karena kalah judi online pada Kamis pagi itu berniat merampok sepeda motor korban.

Agus datang ke rumah korban dengan berpura-pura untuk melunasi utang yang masih kurang Rp1 juta. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved