Koperasi Merah Putih
71 Mobil KDMP Sudah Turun ke Desa Boyolali Tapi Masih Ngendon, Terungkap Ini Alasannya
Mobil KDMP Boyolali belum dipindah karena faktor keamanan, masih diparkir di kantor desa.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Mobil KDMP di Boyolali belum dipindahkan ke lokasi koperasi karena faktor keamanan, meski bangunan sudah selesai 100 persen.
- Sebanyak 71 mobil pikap 4x4 telah dibagikan, namun belum beroperasi karena KDMP masih tahap penyempurnaan.
- Di Desa Penggung, mobil masih diparkir di kantor desa dan digunakan terbatas untuk kegiatan warga agar tidak rusak.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Faktor keamanan menjadi alasan utama mobil operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Boyolali belum dipindahkan ke lokasi koperasi, meski bangunan telah selesai 100 persen.
Kepala Desa Penggung, Suyamto, mengungkapkan lokasi KDMP yang masih sepi membuat kendaraan tersebut untuk sementara disimpan di kantor desa.
"Kalau di sana kan tidak seramai sini (kantor desa)," ujarnya.
71 Mobil KDMP Sudah Didistribusikan
Sebanyak 71 mobil pikap 4x4 telah didistribusikan oleh PT Agrinas pada Kamis (9/4/2026).
Kendaraan ini diberikan kepada desa-desa yang pembangunan gedung KDMP-nya telah rampung.
Meski demikian, operasional KDMP di sejumlah desa masih dalam tahap penyempurnaan, sehingga belum berjalan sepenuhnya.
Kondisi Mobil di Desa Penggung
Di Desa Penggung, Kecamatan Boyolali, mobil operasional KDMP terlihat masih terparkir di halaman kantor desa.
Mobil berwarna putih dengan tulisan “Cenderawasih” di bagian belakang itu bahkan masih dalam kondisi sangat baru.
Plastik pelindung jok serta kertas penutup kap dan spion masih terpasang, menandakan kendaraan tersebut belum banyak digunakan.
Baca juga: Sudah Dibagikan, 71 Mobil KDMP Boyolali Masih Diparkir, Plastik Jok Belum Dilepas
Digunakan Secara Terbatas Agar Tidak Rusak
Meski belum difungsikan secara penuh, mobil tersebut tetap digunakan secara terbatas agar tidak mangkrak.
Suyamto mengaku sempat menggunakannya untuk menghadiri acara halalbihalal kepala desa.
"Mobil kalau hanya diparkirkan kan bisa cepet rusak. Ya masih direyen-reyen lah," jelasnya.
Selain itu, mobil juga dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan masyarakat di balai desa.
"Masyarakat juga kami persilahkan jika mau menggunakan mobil ini," pungkasnya.
(*)
| Sudah Dibagikan, 71 Mobil KDMP Boyolali Masih Diparkir, Plastik Jok Belum Dilepas |
|
|---|
| Penampakan 71 Mobil Impor India untuk KDMP di Boyolali, Berjejer Penuhi Halaman Kodim 0724/Boyolali |
|
|---|
| Baru Satu Koperasi Merah Putih di Solo yang Punya Retail, Respati Tak Ingin Terburu-Buru Perbanyak |
|
|---|
| Pusat Bilang Sudah, Daerah Mengaku Belum! Mobil Impor untuk KDMP Karanganyar Jadi Misteri |
|
|---|
| Fakta Baru! Belum Ada Mobil Impor India Masuk Koperasi Desa Merah Putih Wonogiri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Mobil-KDMP-terparkir-di-parkiran-kantor-desa-Penggung.jpg)