Longsor Karanganyar

Longsor Pernah Landa SMPN 1 Jenawi Karanganyar, Kini Dipasang EWS Peringatan Dini

SMPN 1 Jenawi mendapatkan EWS. Ini untuk memperingati bencana. Kawasan tersebut disebut kerap longsor.

Tayang:
TribunSolo.com/Istimewa
TURUN TANGAN. BPBD Kabupaten Karanganyar mengecek SMPN 1 Jenawi sebagai lokasi pemasangan EWS bantuan BPBD Jateng tahun 2026. 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Kabupaten Karanganyar menerima bantuan alat Early Warning System (EWS) dari BPBD Provinsi Jawa Tengah tahun 2026 untuk mendeteksi bahaya secara dini.
  • Alat EWS tersebut rencananya dipasang di SMPN 1 Jenawi, wilayah kaki Gunung Lawu, pada 5 Mei 2026.
  • Selain Karanganyar, hanya empat BPBD kabupaten/kota di Jawa Tengah yang mendapat bantuan alat EWS serupa tahun ini.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - BPBD Kabupaten Karanganyar menerima alat Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini untuk mendeteksi bahaya secara cepat, baik dalam konteks medis seperti perburukan kondisi pasien maupun bencana alam meliputi banjir, gempa.

Alat itu akan dipasang di lokasi sekolah di kaki Gunung Lawu yakni SMPN 1 Jenawi.

Kalak BPBD Kabupaten Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan alat EWS itu didapat dari bantuan BPBD Provinsi Jateng tahun 2026.

“Kami BPBD Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan alat EWS dari BPBD Provinsi Jateng tahun ini,” kata Hendro, Kamis (30/4/2026).

ILUSTRASI - Hujan deras disertai angin kencang kembali memicu longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jum’at (6/3/2026) siang.
ILUSTRASI - Hujan deras disertai angin kencang kembali memicu longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jum’at (6/3/2026) siang. (TribunSolo.com/Istimewa)

Tak Semua Wilayah Dapat

Hendro mengatakan selain BPBD Kabupaten Karanganyar, hanya ada empat BPBD kabupaten/kota di wilayah Jateng yang menerima bantuan serupa.

“Alat ini direncanakan akan dipasang di SMPN 1 Jenawi pada 5 Mei 2026,” kata Hendro.

Hendro mengatakan alat itu ditempatkan di SMPN 1 Jenawi karena pernah menjadi titik longsor pada tahun 2023.

Baca juga: Bupati Hamenang Salurkan Bantuan pada Keluarga Penambang yang Tertimbun Longsor di Jatinom Klaten

Baca juga: Longsor di Wonogiri, Dua Alat Berat Dikerahkan Buka Akses JLK yang Tertutup Longsor

Baca juga: Bersihkan Longsor di JLK Wonogiri, BPBD Sebut Tak Ada Kendala Berarti

Ia mengatakan, alat itu dipasang di SMPN 1 Jenawi yang menampung 450 siswa dari kelas 7 sampai kelas 9 itu agar menjadi alat edukasi medeteksi bencana alam longsor secara dini.

"Tujuan di pasang di SMPN 1 Jenawi ketika longsor, siswa-siswi di sana bisa belajar nyaman dan dapat medeteksi longsor sejak dini," kata dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved