Makam di Boyolali Diekshumasi

TKP Sudah Bersih Saat Dilaporkan, Hasil Laboratorium Jadi Kunci Ungkap Kematian Nenek di Boyolali

Harapan untuk mengungkap kasus kematian perempuan di Boyolali adalah dari hasil laboratorium Dokes Polda. Sebab, TKP sudah bersih.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
ILUSTRASI. Ekshumasi di Wonogiri beberapa waktu lalu. Di Boyolali, ada makam perempuan yang diekshumasi, keluarga curiga kematiannya janggal. 

Ringkasan Berita:
  • Hasil laboratorium Dokes Polda Jateng menjadi petunjuk utama untuk mengungkap misteri kematian nenek A di Desa Sindon, Ngemplak, Boyolali
  • Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan saat polisi mengecek TKP pada 25 Mei 2026, 
  • Korban pertama kali ditemukan tak bergerak di atas sofa oleh anaknya. Polisi juga telah mengamankan pakaian korban serta menguji laboratorium ayam mati yang dicurigai keluarga berkaitan dengan dugaan keracunan.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Hasil laboratorium Dokes Polda Jateng menjadi satu-satunya petunjuk untuk mengungkap misteri kematian nenek di Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, pada Selasa (19/5/2026).

Dugaan nenek A meninggal dunia secara tidak wajar baru muncul setelah sepekan korban dimakamkan.

Anak korban kemudian melaporkan kematian tersebut ke Polres Boyolali.

Namun, karena sudah sepekan berlalu, kondisi tempat kejadian perkara (TKP) telah berubah.

"Kami dari Polres, ketika mendapatkan laporan pada tanggal 25 Mei itu, langsung melaksanakan cek TKP ke sana. Keadaan TKP sudah bersih, sudah tidak ada apa-apa di sana," ujar Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, Selasa (2/6/2026).

Dari keterangan para saksi yang telah diperiksa, pihak kepolisian juga belum mendapatkan gambaran adanya tanda-tanda keracunan.

Baca juga: Misteri Perempuan di Boyolali Meninggal Usai Makan Sate Ayam, Keluarga Ungkap Kejanggalan

Nenek A pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak bergerak di atas sofa.

Saat itu, seperti biasa, anak korban datang setiap pagi untuk menitipkan anaknya.

"Ketika pelapor mengetuk pintu rumah almarhum, pintu tidak dibuka. Sampai akhirnya meminta tolong kepada salah satu tetangga untuk melihat ke dalam melalui jendela," ujarnya.

Pintu Didobrak

Dari jendela terlihat korban sudah dalam keadaan terlentang di atas kursi atau sofa.

Setelah pintu didobrak, korban diketahui sudah dalam kondisi tidak bernapas.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, namun saat itu sudah dinyatakan meninggal dunia.

ILUSTRASI. Ekshumasi yang dilakukan di Wonogiri. Di Boyolali ada ekshumasi yang dilakukan polisi, ini untuk mencari kebenaran kematian perempuan di wilayah tersebut yang disebut janggal.
ILUSTRASI. Ekshumasi yang dilakukan di Wonogiri. Di Boyolali ada ekshumasi yang dilakukan polisi, ini untuk mencari kebenaran kematian perempuan di wilayah tersebut yang disebut janggal. (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

"Namun tidak ditemukan hal-hal lain, seperti mulut berbusa, menurut keterangan saksi," ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pakaian yang digunakan korban.

Selain itu, ayam mati yang menjadi kecurigaan keluarga akibat dugaan keracunan juga telah dilakukan uji laboratorium.

"Apakah memang ayam ini meninggal disebabkan oleh sesuatu, itu nanti tinggal kita melihat hasilnya," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved