SPMB SMA 2026
Antrean Verifikasi SPMB SMA di Boyolali, Ngemplak Padat, Banyudono dan Teras Lengang
Kondisi pembuatan akun dan verifikasi SPMB SMA di Boyolali relatif beragam, ada sekolah yang antre dan ada yang lengang.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Proses pembuatan akun dan verifikasi SPMB SMA di Boyolali menunjukkan kondisi berbeda.
- Berbeda dengan Ngemplak, layanan verifikasi di SMA Negeri 1 Banyudono dan SMA Negeri 1 Teras relatif lengang sehingga calon murid bisa langsung dilayani tanpa antre panjang.
- Ketua SPMB SMA Negeri 1 Banyudono, Martutik, mengatakan jumlah pendaftar mulai melandai, dari sekitar 70 murid pada awal pembukaan menjadi sekitar 25 murid pada hari ini.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOL.COM, BOYOLALI – Proses pembuatan akun dan verifikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMA di Boyolali menunjukkan kondisi berbeda di sejumlah sekolah pada Selasa (9/6/2026).
Jika di SMA Negeri 1 Ngemplak, antrean calon murid terpantau cukup panjang.
Antusiasme masyarakat bahkan membuat sebagian orang tua rela datang sejak subuh agar bisa lebih cepat mendapatkan layanan verifikasi akun.
Kondisi berbeda justru terlihat di SMA Negeri 1 Banyudono.
Baca juga: SMPN 1 Sukoharjo Masih Jadi Primadona, Pendaftar SPMB 2026 Tembus 500 Siswa di Hari Kedua
Proses pembuatan akun dan verifikasi di sekolah tersebut terpantau relatif lengang.
Calon murid yang datang bisa langsung dilayani tanpa harus menunggu antrean panjang.
Situasi serupa juga terjadi di SMA Negeri 1 Teras, di mana layanan verifikasi berjalan lebih cepat karena jumlah pendaftar yang datang tidak terlalu padat.
Kini Melandai
Ketua SPMB SMA Negeri 1 Banyudono, Martutik, mengatakan bahwa lonjakan pendaftar terjadi pada awal pembukaan layanan, namun kini mulai melandai.
“Kalau minggu kemarin setelah dibuka itu yang ramai. Kemarin dan hari ini mulai landai,” ujar Martutik.
Ia menyebutkan, pada hari pertama lonjakan pendaftar mencapai sekitar 70 murid. Sementara pada hari ini jumlahnya menurun menjadi sekitar 25 murid.
“Kemarin kita melayani sekitar 70-an. Kalau hari ini sudah 25 murid,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pelaksanaan-verifikasi-calon-murid-SPMB.jpg)