Kunjungan Ratu Belanda

Bertemu Ratu Belanda, Wali Kota Solo Curhat Lesunya Pasar Tradisional Imbas Disrupsi Digital

Respati menjelaskan bahwa sejumlah isu menjadi bahan perbincangan, salah satunya mengenai lesunya pasar tradisional akibat disrupsi digital.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
KUNJUNGAN RATU BELANDA - Wali Kota Solo Respati Ardi menyambut kunjungan kerja Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti di Bandara Adi Sumarmo, Selasa (25/11/2025). Respati menjelaskan bahwa sejumlah isu menjadi bahan perbincangan, salah satunya mengenai lesunya pasar tradisional akibat disrupsi digital. 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Solo Respati Ardi menyambut kunjungan Ratu Belanda Maxima, Advokat Khusus PBB untuk Keuangan Inklusif, di Solo dan Klaten
  • Mereka membahas lesunya pasar tradisional akibat disrupsi digital serta perubahan rantai pasok
  • Respati menawarkan kerja sama untuk menghidupkan pasar tradisional melalui konsep keuangan inklusif dan dukungan pengusaha kuliner

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Wali Kota Solo Respati Ardi menyambut kunjungan kerja Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti, yang juga Advokat Khusus PBB untuk Keuangan Inklusif, pada Selasa (25/11/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Ratu Maxima terlebih dahulu meninjau pabrik Under Armour di Klaten.

Setelah itu, ia menikmati santap siang di Pracuma Tuin Mangkunegaran, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kampung Batik Laweyan.

Respati menjelaskan bahwa sejumlah isu menjadi bahan perbincangan, salah satunya mengenai lesunya pasar tradisional akibat disrupsi digital.

“Ada bisnis hotel, restoran, kafe, sayur, bapokting, essential goods di pasar tradisional ini sudah mulai shifting jemput bola. Itu mengakibatkan pasar tradisional berkurang,” jelas Respati saat ditemui di kantornya, Selasa (25/11/2025).

Wali Kota Solo Respati Ardi menyambut kunjungan kerja Ratu Belanda
KUNJUNGAN RATU BELANDA - Wali Kota Solo Respati Ardi menyambut kunjungan kerja Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti di Bandara Adi Sumarmo, Selasa (25/11/2025). Respati menjelaskan bahwa sejumlah isu menjadi bahan perbincangan, salah satunya mengenai lesunya pasar tradisional akibat disrupsi digital.

Respati menambahkan, potensi kerja sama dengan Ratu Maxima akan digali untuk menghidupkan kembali pasar tradisional.

Hal ini sejalan dengan bidang yang digeluti Ratu Maxima di PBB, yakni keuangan inklusif.

“Pengusaha kuliner sudah ada jasa antar untuk bahan pokok pentingnya. Ini menjadi konsentrasi bersama, nanti saya sampaikan ke beliau untuk kita kerjasamakan menghidupkan traditional market,” tutur Respati.

Baca juga: Tiba di Indonesia, Ratu Belanda Maxima Sambangi Pabrik Tekstil di Sragen

Nasib Pasar Tradisional

Respati menilai perkembangan teknologi digital telah mengubah mata rantai pasokan.

Sehingga pasar tradisional semakin kurang diminati masyarakat.

“Kalau dari saya konsentrasinya perubahan industri ekonomi. Perkembangan anak muda yang luar biasa ini ada disrupsi terkait supply chain. Gimana pengusaha rumah makan saat ini langsung direct supply,” jelasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved