Car Free Day Solo

Libur Lebaran Telah Usai, Car Free Day CFD Solo Dibuka Lagi Minggu 29 Maret 2026!

Sebelumnya, Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Perhubungan memutuskan untuk menghentikan sementara CFD pada tanggal 15 dan 22 Mare

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Tribunsolo.com/Andreas Chris
Suasana Jalan Slamet Riyadi Solo saat Car Free Day (CFD), pada Minggu (7/1/2024). 
Ringkasan Berita:
  • Kota Solo kembali menggelar Car Free Day pada Minggu, 29 Maret 2026 setelah sempat diliburkan dua pekan.
  • CFD sebelumnya ditiadakan untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran di ruas seperti Jalan Slamet Riyadi.
  • Kegiatan kembali normal di kawasan Stadion Manahan dan sekitarnya, disambut antusias warga.


TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kabar baik bagi warga Kota Solo dan sekitarnya.

Kegiatan Car Free Day (CFD) yang sempat diliburkan selama masa arus mudik Lebaran akhirnya kembali digelar pada Minggu, 29 Maret 2026.

Momentum ini menjadi penanda kembalinya aktivitas masyarakat di ruang publik setelah dua pekan sebelumnya ditiadakan demi mendukung kelancaran lalu lintas.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Perhubungan memutuskan untuk menghentikan sementara CFD pada tanggal 15 dan 22 Maret 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kendaraan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Baca juga: INFO Event di Solo: Kampoeng Lebaran Mall Solo Paragon, Ada Artis SMASH Jualan Kopi dan Seblak

Sejumlah ruas jalan utama yang biasanya digunakan untuk kegiatan bebas kendaraan, seperti Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Juanda, difungsikan kembali secara penuh untuk lalu lintas kendaraan guna mengurai kepadatan di dalam kota.

Setelah kondisi lalu lintas berangsur normal, CFD kembali dibuka untuk masyarakat.

Kembalinya CFD ini langsung disambut antusias, mengingat kegiatan tersebut telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Solo setiap akhir pekan.

Seperti sebelumnya, pelaksanaan CFD tetap terpusat di kawasan utama kota, termasuk di sekitar Stadion Manahan yang menjadi salah satu titik favorit warga.

Sejak pagi hari, masyarakat biasanya memanfaatkan area ini untuk berolahraga seperti jogging, bersepeda, hingga mengikuti senam bersama. Selain itu, kehadiran pelaku UMKM juga kembali meramaikan suasana dengan berbagai pilihan kuliner dan produk lokal.

Car Free Day di Solo tidak hanya berfungsi sebagai ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat. 

Baca juga: Roy Suryo Bantah Dokter Tifa Minta Difasilitasi untuk Bertemu Jokowi di Solo, Tuding Upaya Adu Domba

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved