Pemanfaatan Panel Surya di Solo

Korem 074/Warastratama Solo Targetkan 48 Panel Surya pada 2026, Dipasang Bertahap

Korem Solo menargetkan untuk memasang 48 panel Surya pada 2026 ini. Ini dilakukan bertahap.

TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
PERTAMA DI JATENG. Korem 074/Warastratama Solo pasang 24 panel surya. Ini menjadi yang pertama di wilayah Kodam IV/Diponegoro. 
Ringkasan Berita:
  • Korem 074/Warastratama Solo menargetkan pemasangan 48 panel surya pada 2026, dilakukan bertahap di sejumlah gedung Makorem.
  • Program ini mendukung Asta Cita Presiden Prabowo terkait penggunaan energi terbarukan sekaligus mengurangi ketergantungan listrik konvensional.
  • Penggunaan panel surya diklaim mampu menghemat listrik PLN hingga 30–70 persen atau sekitar Rp1–2 juta per bulan per bangunan.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Korem 074/Warastratama Solo menargetkan pemasangan sebanyak 48 panel surya pada 2026 ini.

Hal ini dijelaskan Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudistira.

Arry menargetkan setidaknya pada 2026 ini sudah terpasang 48 panel surya yang tersebar di beberapa gedung di kantornya.

"Bertahap, rencana seperti itu jangka panjangnya. Tahun ini target kami 48," ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Disinggung terkait tujuan pemasangan panel surya, Arry menegaskan bahwa langkah tersebut sebagai upaya mendukung Asta Cita Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto, terkait penggunaan energi terbarukan.

"Yang pertama itu sesuai program Asta Cita Bapak Presiden, menggunakan energi terbarukan. Sehingga kita mengurangi beban, misalnya dalam rantai listrik paling panjang seperti solar yang digunakan di PLTD atau batu bara yang digunakan di PLTU," sebutnya.

Selain itu, upaya yang dilakukan pihaknya tersebut juga merupakan salah satu cara untuk efisiensi anggaran.

"Tapi kalau rangkaian paling pendeknya, harapan kami ini efisiensi anggaran. Jadi efisiensi anggaran yang misalnya banyak menggunakan listrik PLN, dengan adanya solar cell ini bisa menekan sehingga anggaran yang dihemat bisa kita alihkan untuk hal yang lebih bermanfaat," imbuhnya.

Bukan tanpa alasan, Arry menyebut bahwa penggunaan panel surya mampu menghemat konsumsi listrik dari PLN hingga 70 persen atau sekitar Rp2 juta per bulan.

"Ini 30 sampai 70 persen. Contoh bangunan ini Rp3 juta per bulan kita bayar listriknya. Jadi penghematannya bisa sampai Rp1 sampai Rp2 juta per bulan. Itu baru kantor saya," terangnya.

Usai berhasil menerapkan penggunaan energi terbarukan seperti panel surya di Makorem 074/Warastratama, Arry juga akan melanjutkan pemasangan di setiap kantor Kodim di wilayah Solo Raya ke depannya.

"Setelah ini langsung, kemarin saya sudah sampaikan juga ke para Dandim supaya dipasang juga di kantor Kodim masing-masing," pungkasnya.

PERTAMA DI JATENG. Korem 074/Warastratama Solo pasang 24 panel surya. Ini menjadi yang pertama di wilayah Kodam IV/Diponegoro.
PERTAMA DI JATENG. Korem 074/Warastratama Solo pasang 24 panel surya. Ini menjadi yang pertama di wilayah Kodam IV/Diponegoro. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Pertama di Jateng

Beberapa gedung di Markas Korem 074/Warastratama Solo menjadi markas komando resimen pertama di wilayah Kodam IV/Diponegoro yang menggunakan panel surya sebagai sumber listrik.

"Iya, baru di Korem Solo untuk pemasangannya," ungkap Arry.

Arry melanjutkan bahwa pemasangan panel surya yang dilakukan oleh pihaknya akan berlangsung bertahap.

Baca juga: Pertama Kali di Jateng, Korem Solo Pasang Panel Surya, Diklaim Hemat Listrik Hingga 70 Persen

Sementara itu, sampai saat ini baru 24 panel surya yang terpasang di dua gedung di kawasan Makorem.

"Kalau di Makorem yang kami pasang baru 2 titik, karena setiap bangunan kantor di sini itu satu meteran. Jadi setiap bangunan harus dipasang masing-masing," jelasnya.

Setiap 12 panel surya, menurut Arry, mampu menghasilkan daya listrik mencapai 54 kWh atau dengan kata lain bisa meng-cover satu bangunan.

"Ada 12 per bangunan, itu tergantung konsumsi per bangunannya. Jadi seperti kantor di sini konsumsinya 54 kWh, maka yang dibutuhkan kurang lebih 12 panel untuk meng-cover itu semua. Tapi kalau misalnya konsumsinya lebih rendah, tentu panel suryanya lebih sedikit," lanjutnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved