Liga 4

Sejarah Persebi Boyolali, Klub Legendaris Solo Raya Berjuluk Laskar Pandan Arang

Persebi Boyolali bermarkas di Stadion Kebogiro, Boyolali, dan pada musim 2025/2026 tengah berjuang di Liga 4 Jawa Tengah.

Tayang:
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Tri Widodo
PEMAIN PERSEBI - Jersey Persebi Boyolali di Liga 4 Jawa Tengah musim 2024-2025. Beginilah sejarah Persebi Boyolali, salah satu klub legendaris Solo Raya. 

Ringkasan Berita:
  • Persebi Boyolali berdiri sejak 1975, berjuluk Laskar Pandan Arang, bermarkas di Stadion Kebogiro dan kini berlaga di Liga 4 Jawa Tengah 2025/2026.
  • Prestasi terbaik Persebi tercatat pada 2019 dengan lolos ke Semifinal Liga 3 Jateng dan menembus Liga 3 Regional Jawa setelah 11 tahun, meski kerap mengalami inkonsistensi di musim lain.
  • Kondisi terkini, Persebi kalah telak 2-5 dari Persipur Purwodadi di kandang, hasil yang memaksa tim melakukan evaluasi besar jelang dua laga tandang penentuan.

 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Persatuan Sepak Bola Boyolali Indonesia (Persebi Boyolali) merupakan salah satu klub sepak bola legendaris asal Jawa Tengah yang lahir pada tahun 1975.

Klub yang bermarkas di Kabupaten Boyolali ini dikenal dengan julukan Laskar Pandan Arang, nama yang diambil dari tokoh sejarah sekaligus identitas daerah Boyolali.

Persebi Boyolali bermarkas di Stadion Kebogiro, Boyolali, dan pada musim 2025/2026 tengah berjuang di Liga 4 Jawa Tengah.

Baca juga: Sejarah Persiharjo, Klub Sepak Bola Kebanggaan Sukoharjo yang Lahir pada Tahun 1972

Dukungan suporter selalu mengiringi perjalanan klub ini, dengan yel-yel khas seperti Forza Persebi, Ale Persebi, hingga We Always With You! yang menggema di setiap pertandingan sebagai simbol loyalitas tanpa batas.

Jejak Sejarah dan Perjalanan Kompetisi

Nama Persebi Boyolali mulai diperhitungkan ketika berhasil menembus Divisi Satu Liga Indonesia pada 2006, dengan 2007 menjadi musim perdana mereka berkompetisi di level tersebut.

Sejak saat itu, Persebi menjadi langganan kompetisi kasta menengah dan bawah sepak bola nasional, dengan pasang surut prestasi yang membentuk karakter klub.

Pada kompetisi 2019, Persebi mencatat salah satu pencapaian terbaiknya dengan lolos ke Semifinal Liga 3 Jawa Tengah.

Berstatus runner-up fase grup, Persebi tampil perkasa di babak 8 besar dengan produktivitas gol tinggi saat bermain kandang.

Baca juga: Persebi Boyolali Dominan di Kandang, Kalahkan Mahesa Jenar Muda Semarang

Meski langkah mereka terhenti di semifinal oleh Persekat Tegal lewat aturan gol tandang, Persebi sukses menembus Liga 3 Regional Jawa untuk pertama kalinya setelah 11 tahun penantian.

Namun, langkah menuju Liga 3 Nasional kembali terhenti secara dramatis setelah kalah adu penalti dari Persekat Tegal. Kegagalan juga dialami tim usia muda Persebi U-15 yang harus puas sebagai runner-up Piala Soeratin Jawa Tengah.

Sementara itu, periode 2013 hingga 2018 menjadi fase inkonsistensi.

Persebi beberapa kali gagal lolos fase lanjutan, meski tim kelompok umur kerap menunjukkan potensi.

Kompetisi 2015 sempat memberi harapan setelah Persebi memuncaki grup Liga Nusantara, namun kompetisi terhenti akibat konflik PSSI dan Kemenpora.

GARANG DI KANDANG. Persebi Boyolali tampil ganas saat menjamu Mahesa Jenar Muda Semarang di Stadion Kebo Giro Boyolali, Minggu (11/1/2026). Mereka menang 5-0.
GARANG DI KANDANG. Persebi Boyolali tampil ganas saat menjamu Mahesa Jenar Muda Semarang di Stadion Kebo Giro Boyolali, Minggu (11/1/2026). Mereka menang 5-0. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Basis Suporter dan Kultur Tribun

Persebi Boyolali memiliki basis suporter yang tumbuh secara organik sejak awal berdiri.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved