Berita Persis Solo

Timnas Indonesia Hajar Saint Kitts & Nevis 4-0, Performa Eks Striker Persis Solo jadi Sorotan

Sananta terlihat kesulitan dalam duel satu lawan satu, kontrol bola, kecepatan, dan pengambilan keputusan saat berada di depan gawang.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tribunnews.com/IRWAN RISMAWAN
PENAMPILAN SANANTA - Pesepak bola Timnas Indonesia Ramadhan Sananta berebut bola dengan pesepak bola Timnas St Kitts and Nevis pada laga FIFA Series di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (27/3/2026). - 3 sorotan hasil Timnas Indonesia 4-0 Saint Kitts and Nevis adalah penampilan Ramadhan Sananta, Beckham Putra, dan Dony Tri yang dipuji John Herdman. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 
Ringkasan Berita:
  • Timnas Indonesia menundukkan Saint Kitts & Nevis 4-0 di FIFA Series 2026; Beckham Putra cetak dua gol di babak pertama, Ole Romeny dan Mauro Zijlstra menambah gol di babak kedua.
  • Ramadhan Sananta mendapat sorotan negatif, kerap kehilangan peluang dan dibandingkan dengan efektivitas Mauro Zijlstra, tapi laga jadi pelajaran berharga.
  • Statistik Sananta di klub: 114 laga, 31 gol, 7 assist; bermain di Persis Solo, PSM Makassar, Brunei DPMM FC, dan Persikabo 1973.

 

TRIBUNSOLO.COM - Timnas Indonesia tampil dominan saat menghadapi Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Laga berakhir dengan skor 4-0 untuk kemenangan skuad Garuda, menegaskan superioritas tim di depan pendukung sendiri.

Kapten Persib Bandung, Beckham Putra, menjadi bintang babak pertama dengan mencetak dua gol pada menit ke-15 dan 25.

Baca juga: Persis Solo Latihan Keras Jelang Hadapi PSM Makassar, Terancam Tanpa Penonton di Laga Penentuan

Kedua gol tersebut lahir dari umpan matang Ole Romeny yang bergerak tanpa henti di lini depan.

Gol pertama Beckham berawal dari lemparan ke dalam Rizky Ridho kepada Ole Romeny, yang kemudian melepas umpan terobosan ke ruang kosong Beckham

Dengan kecepatan dan ketenangan, Beckham menaklukkan kiper Saint Kitts and Nevis.

Gol kedua lahir dari kecerdikan Ole Romeny mengecoh tiga pemain lawan, memberi Beckham ruang untuk mengeksekusi peluang dengan tenang.

Baca juga: Tatap 9 Laga Krusial Demi Bertahan di Super League, Persis Solo Lakoni Training Centre di Yogyakarta

Babak kedua dimulai dengan tekanan Indonesia yang terus berlanjut.

Ole Romeny menambah satu gol pada menit ke-52 setelah memanfaatkan kemelut di mulut gawang Saint Kitts and Nevis.

Kemudian Mauro Zijlstra, masuk menggantikan Ramadhan Sananta menit ke-72, hanya butuh tiga menit untuk menuntaskan umpan Joey Pelupessy menjadi gol keempat.

Zijlstra menunjukkan efektivitas tinggi meski bermain singkat, menegaskan kedalaman lini depan Timnas Indonesia.

Ramadhan Sananta Ambil Pelajaran dari Laga

Penyerang Ramadhan Sananta menjadi sorotan berbeda.

Selama 72 menit di lapangan, mantan striker Persis Solo ini sering kehilangan momentum meski mendapat beberapa umpan terobosan dari Romeny.

Sananta terlihat kesulitan dalam duel satu lawan satu, kontrol bola, kecepatan, dan pengambilan keputusan saat berada di depan gawang.

Salah satu momen penting adalah pada menit ke-60 ketika Sananta lolos dari kawalan bek lawan namun memilih mengumpan ke sisi tengah kotak penalti daripada menembak langsung.

Performa ini memicu kritik netizen, yang membandingkan efektivitas Sananta dengan Mauro Zijlstra.

Meski begitu, laga ini menjadi kesempatan berharga baginya untuk belajar dan menambah pengalaman internasional, setelah sempat absen membela Merah Putih sejak Oktober 2025.

Persaingan Lini Depan dan Strategi Pelatih

Pelatih John Herdman kini memiliki beberapa opsi di sektor depan, termasuk Sananta, Zijlstra, dan Ole Romeny.

Persaingan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas gol Indonesia di level internasional.

Meskipun ada sorotan negatif bagi beberapa pemain, kemenangan 4-0 ini menjadi momentum positif bagi Timnas Indonesia, sekaligus memberikan pelajaran berharga untuk pengembangan strategi dan rotasi pemain menjelang laga berikutnya.

Statistik Ramadhan Sananta di Klub 

Total karier: 114 pertandingan, 31 gol, 7 assist, 10 kartu kuning, 1 kartu merah, total menit bermain 6.689'

  • Persis Solo: 58 pertandingan, 16 gol, 3 assist, 6 kartu kuning, 1 kartu merah, total menit bermain 3.415'
  • PSM Makassar: 28 pertandingan, 11 gol, 2 assist, 3 kartu kuning, total menit bermain 1.334'
  • Brunei DPMM FC: 24 pertandingan, 4 gol, 2 assist, 1 kartu kuning, total menit bermain 1.716'
  • Persikabo 1973: 4 pertandingan, tanpa gol dan assist

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved