Persis Solo

Persis Solo Krisis Pemain Jelang Kontra Dewa United, Septian Bagaskara hingga Irfan Jauhari Cedera

Persis Solo kehilangan tiga pemain penting jelang laga hidup mati kontra Dewa United di Manahan.

Tayang:
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
LATIHAN PERSIS - Suasana latihan terakhir Persis Solo di Stadion Manahan sebelum Super League musim ini rampung, Jumat (15/5/2026). Persis Solo wajib meraih kemenangan atas Dewa United jika ingin terus menjaga asa lolos dari degradasi. 
Ringkasan Berita:
  • Persis Solo menghadapi laga hidup mati melawan Dewa United di Stadion Manahan demi menjaga peluang bertahan di Super League musim depan.
  • Laskar Sambernyawa kehilangan Septian Bagaskara, Roman Paparyha, dan Irfan Jauhari karena cedera jelang laga krusial.
  • Pelatih Milomir Seslija tetap optimistis Persis Solo mampu menang meski harus berharap Madura United terpeleset di sisa musim.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Persis Solo harus menghadapi masalah besar jelang laga krusial melawan Dewa United di Stadion Manahan, Sabtu (16/5/2026) malam.

Laskar Sambernyawa dipastikan kehilangan sejumlah pemain penting akibat cedera, di antaranya Septian Bagaskara, Roman Paparyha, dan Irfan Jauhari.

Absennya tiga pemain tersebut menjadi pukulan bagi Persis Solo yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi Super League musim ini.

Duel kontra Dewa United pun menjadi laga hidup mati bagi tim asuhan Milomir Seslija.

Persis Solo Wajib Menang Demi Bertahan di Super League

Persis Solo saat ini masih bersaing ketat dengan Madura United untuk menghindari degradasi.

Namun situasi Laskar Sambernyawa tidak mudah karena masih tertinggal empat poin dari rivalnya tersebut.

Kondisi itu membuat Persis Solo wajib menyapu bersih dua pertandingan tersisa musim ini jika ingin menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Meski diterpa badai cedera, Pelatih Persis Solo Milomir Seslija tetap optimistis anak asuhnya mampu meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri.

"Saya pikir kita punya waktu yang cukup untuk istirahat dengan baik dan saya pikir kita sudah bersiap sangat baik. Besok bermain melawan Dewa, tim yang sangat bagus. Dari aspek psikologis, kita harus sabar, konsentrasi dan pintar. Karena Dewa bagi saya bersama Persib dan Borneo adalah tim terbaik di Indonesia saat ini. Itu menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk bermain melawan mereka," ungkap Milo.

LATIHAN PERSIS - Suasana latihan terakhir Persis Solo di Stadion Manahan sebelum Super League musim ini rampung, Jumat (15/5/2026). Persis Solo wajib meraih kemenangan atas Dewa United jika ingin terus menjaga asa lolos dari degradasi.
LATIHAN PERSIS - Suasana latihan terakhir Persis Solo di Stadion Manahan sebelum Super League musim ini rampung, Jumat (15/5/2026). Persis Solo wajib meraih kemenangan atas Dewa United jika ingin terus menjaga asa lolos dari degradasi. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Baca juga: Laga Persis Solo vs Dewa United, Suporter Diminta Kembali Datang ke Stadion Pakai Batik

Milo Minta Semua Tim Bermain Profesional

Selain harus meraih kemenangan, Persis Solo juga masih bergantung pada hasil yang didapat Madura United di sisa pertandingan musim ini.

Persis membutuhkan Madura United kehilangan poin agar peluang bertahan tetap terbuka.

Karena itu, Milo berharap seluruh tim di kompetisi tetap bermain profesional dan tidak bermain mata.

"Kami hanya fokus pada pertandingan kami sendiri. Kami tidak bisa memikirkan apa yang terjadi di pertandingan lain. Kami harap semua tim bermain jujur dan profesional seperti Persebaya kemarin. Kami fokus ke Dewa karena mereka tim yang sangat bagus. Kami harus melampaui batas dan memberikan yang terbaik," pungkasnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved