Berita Persis Solo
Pasoepati Minta Pemain Persis Solo Tampil Ngotot dan Habis-habisan Hadapi Persita Tangerang
Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, berharap para pemain Persis Solo tampil habis-habisan saat menghadapi Persita Tangerang.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Presiden DPP Pasoepati Arif Djodi Purnomo meminta pemain Persis Solo tampil habis-habisan melawan Persita Tangerang.
- Suporter menganggap isu misi penyelamatan Persis Solo sebagai hal biasa jelang akhir musim.
- Pasoepati menegaskan tetap mendukung Persis Solo apa pun hasil dan kasta kompetisinya.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, berharap para pemain Persis Solo tampil habis-habisan saat menghadapi Persita Tangerang pada laga pamungkas Super League musim ini.
Di tengah isu misi penyelamatan tim yang ramai diperbincangkan, suporter meminta Laskar Sambernyawa tetap berjuang penuh demi mempertahankan posisi di kasta tertinggi.
Djodi menegaskan, para pendukung Persis Solo tidak ingin para pemain terbebani isu yang berkembang di media sosial.
Baca juga: Laga Penentuan Persis Solo Bertahan di Kasta Tertinggi, Supoter Nobar di Palur Plaza Karanganyar
Menurutnya, yang paling penting saat ini adalah semangat dan perjuangan pemain di lapangan.
“Terkait issue misi penyelamatan, kami hanya anggap angin lalu, terlepas benar tidaknya issue tersebut harapan kami apapun hasilnya nanti para punggawa Persis Solo bermain dengan hati dan ngotot dalam melawan Persita,” ungkap Djodi, Sabtu (23/5/2026).
Belakangan, media sosial ramai membahas dugaan adanya upaya penyelamatan Persis Solo agar tidak terdegradasi dari Super League musim depan.
Namun, Djodi memilih tidak terlalu mempersoalkan isu tersebut dan meminta seluruh elemen tim fokus menghadapi laga terakhir musim ini.
Dukungan Tak Akan Berubah
Ia menegaskan dukungan suporter terhadap Persis Solo tidak akan berubah, apa pun hasil yang diraih di akhir kompetisi.
“Bagi kami kasta hanya sebuah nama, tapi sejatinya lambang Persis adalah bahasa hati yang tidak bisa di bohongi, kami akan tetap mendukung tim ini kedepan dimanapun berkompetisi, sesuai slogan kawan kawan yang di dengungan belangan ini Tutup Mata Tutup Telinga Persis Solo selamanya,” pungkasnya.
Hal senada disampaikan anggota Ultras Curvas Sud, Beto. Ia menilai setiap tim yang berada di papan bawah klasemen tentu memiliki misi menyelamatkan diri dari degradasi.
Baca juga: Serba Serbi Laga Hidup Mati Persis Solo vs Persita, Tanpa Penonton Hingga Digelar Bukan di Tangerang
Menurutnya, dukungan suporter menjadi salah satu bentuk nyata upaya penyelamatan tim.
“Semua tim di papan bawah punya misi bagaimana menyelematkan timnya masing - masing, jadi misi penyelamatan Persis juga hal wajar,” ungkap Beto.
“Seperti bagaimana temen - teman suporter memberi suntikan semangat untuk tim saat latihan dan lain-lain,” lanjutnya.
Persis Solo sendiri masih harus berjuang menentukan nasib mereka di Super League musim depan lewat laga tandang menghadapi Persita Tangerang.
| Soal Isu Misi Penyelamatan Persis Solo, Suporter : Bertahan Atau Degradasi, Kita Tetap Mendukung |
|
|---|
| Serba Serbi Laga Hidup Mati Persis Solo vs Persita, Tanpa Penonton Hingga Digelar Bukan di Tangerang |
|
|---|
| Suporter asal Karanganyar Prediksi Persis Solo Menang Tipis di Tangerang dan Selamat dari Degradasi |
|
|---|
| Laga Penentuan Persis Solo Bertahan di Kasta Tertinggi, Supoter Nobar di Palur Plaza Karanganyar |
|
|---|
| Psywar Kubu Madura United di Tengah Persaingan dengan Persis Solo, Singgung Kekuatan Luar Lapangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Rapat-Internal-DPP-Pasoepati-di-Balai-Persis.jpg)