Berita Persis Solo

Pasoepati Minta Pemain Persis Solo Tampil Ngotot dan Habis-habisan Hadapi Persita Tangerang

Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, berharap para pemain Persis Solo tampil habis-habisan saat menghadapi Persita Tangerang.

Tayang:
Tribun Solo / Istimewa
Rapat Internal DPP Pasoepati di Balai Persis. 
Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Presiden DPP Pasoepati, Arif Djodi Purnomo, berharap para pemain Persis Solo tampil habis-habisan saat menghadapi Persita Tangerang pada laga pamungkas Super League musim ini.

Di tengah isu misi penyelamatan tim yang ramai diperbincangkan, suporter meminta Laskar Sambernyawa tetap berjuang penuh demi mempertahankan posisi di kasta tertinggi.

DUKUNGAN - Ratusan supprter Persis Solo padati lapangan Kotta Barat tepat pada sesi latihan Laskar Sambernyawa, Rabu (20/5/2026) sore. Para suporter memberi dukungan di latihan jelang bertolak ke Tangerang, Banten.
DUKUNGAN - Ratusan supprter Persis Solo padati lapangan Kotta Barat tepat pada sesi latihan Laskar Sambernyawa, Rabu (20/5/2026) sore. Para suporter memberi dukungan di latihan jelang bertolak ke Tangerang, Banten. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Djodi menegaskan, para pendukung Persis Solo tidak ingin para pemain terbebani isu yang berkembang di media sosial.

Baca juga: Laga Penentuan Persis Solo Bertahan di Kasta Tertinggi, Supoter Nobar di Palur Plaza Karanganyar

Menurutnya, yang paling penting saat ini adalah semangat dan perjuangan pemain di lapangan.

“Terkait issue misi penyelamatan, kami hanya anggap angin lalu, terlepas benar tidaknya issue tersebut harapan kami apapun hasilnya nanti para punggawa Persis Solo bermain dengan hati dan ngotot dalam melawan Persita,” ungkap Djodi, Sabtu (23/5/2026).

Belakangan, media sosial ramai membahas dugaan adanya upaya penyelamatan Persis Solo agar tidak terdegradasi dari Super League musim depan.

Namun, Djodi memilih tidak terlalu mempersoalkan isu tersebut dan meminta seluruh elemen tim fokus menghadapi laga terakhir musim ini.

Dukungan Tak Akan Berubah

Ia menegaskan dukungan suporter terhadap Persis Solo tidak akan berubah, apa pun hasil yang diraih di akhir kompetisi.

“Bagi kami kasta hanya sebuah nama, tapi sejatinya lambang Persis adalah bahasa hati yang tidak bisa di bohongi, kami akan tetap mendukung tim ini kedepan dimanapun berkompetisi, sesuai slogan kawan kawan yang di dengungan belangan ini Tutup Mata Tutup Telinga Persis Solo selamanya,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan anggota Ultras Curvas Sud, Beto. Ia menilai setiap tim yang berada di papan bawah klasemen tentu memiliki misi menyelamatkan diri dari degradasi.

Baca juga: Serba Serbi Laga Hidup Mati Persis Solo vs Persita, Tanpa Penonton Hingga Digelar Bukan di Tangerang

Menurutnya, dukungan suporter menjadi salah satu bentuk nyata upaya penyelamatan tim.

“Semua tim di papan bawah punya misi bagaimana menyelematkan timnya masing - masing, jadi misi penyelamatan Persis juga hal wajar,” ungkap Beto.

“Seperti bagaimana temen - teman suporter memberi suntikan semangat untuk tim saat latihan dan lain-lain,” lanjutnya.

Persis Solo sendiri masih harus berjuang menentukan nasib mereka di Super League musim depan lewat laga tandang menghadapi Persita Tangerang.

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved