Persis Solo

Coretan Sindiran hingga Segel di Persis Solo Store Mulai Hilang, Begini Kondisinya Sekarang

Persis Store mulai dibersihkan usai Persis Solo degradasi, manajemen percepat evaluasi total.

Tayang:
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
CORETAN - Kondisi dan situasi Persis Store usai dipenuhi poster bernada sindiran dan kekecewaan, Senin (25/5/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk kekecewaan suporter atas hasil buruk yang dialami Persis Solo musim ini. 

Ringkasan Berita:
  • Persis Store di Jalan Menteri Supeno Solo mulai dibersihkan usai Persis Solo dipastikan degradasi dari Super League.
  • Poster protes, sindiran, hingga segel di pintu masuk Persis Store yang sempat dipasang suporter kini mulai dicopot.
  • Manajemen Persis Solo mengaku tengah melakukan evaluasi total terhadap tim, official, hingga struktur klub setelah degradasi musim ini.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Toko merchandise Persis Solo atau Persis Store yang berada di Jalan Menteri Supeno, utara Stadion Manahan, mulai dibersihkan sehari setelah tim berjuluk Laskar Sambernyawa dipastikan degradasi dari Super League.

Sebelumnya, lokasi tersebut dipenuhi tulisan bernada protes dan kekecewaan dari suporter terhadap performa Persis Solo sepanjang musim ini.

Bahkan, pintu masuk Persis Store sempat disegel menggunakan spanduk selama kurang lebih dua hari.

Pantauan TribunSolo.com pada Senin (25/5/2026), sejumlah poster sindiran dan tulisan protes yang sebelumnya menempel di tembok maupun pintu masuk mulai dicopot dan dibersihkan.

Kini, sebagian besar tulisan luapan kekecewaan suporter sudah tidak terlihat lagi.

Namun, masih tersisa beberapa coretan bernada sindiran di tembok sekitar Persis Store yang belum dibersihkan sepenuhnya.

DEGRADASI - Situasi nonbar Persita Tangerang vs Persis Solo di area parkir selatan Stadion Manahan Solo, Sabtu (23/5/2026). Persis Solo dipastikan terdegradasi dari Super League usai hasil pertandingan kontra Persita Tangerang.
DEGRADASI - Situasi nonbar Persita Tangerang vs Persis Solo di area parkir selatan Stadion Manahan Solo, Sabtu (23/5/2026). Persis Solo dipastikan terdegradasi dari Super League usai hasil pertandingan kontra Persita Tangerang. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Persis Store Sempat Jadi Sasaran Kekecewaan Suporter

Kondisi Persis Store sempat menjadi sorotan setelah Persis Solo dipastikan turun kasta dari kompetisi Super League. 

Tembok hingga pintu masuk toko dipenuhi tulisan bernada kritik terhadap manajemen maupun performa tim asuhan Milomir Seslija.

Aksi tersebut menjadi bentuk kekecewaan suporter atas hasil buruk yang dialami Persis Solo musim ini.

Selain poster dan coretan protes, pintu masuk toko juga sempat disegel menggunakan spanduk sebagai simbol kekecewaan fans terhadap kondisi klub.

Baca juga: Efek Turun Kasta ke Liga 2, Persis Store di Solo Disegel Suporter, Coretan Kekecewaan Penuhi Gerbang

Manajemen Persis Solo Lakukan Evaluasi Total

Di tengah situasi tersebut, manajemen Persis Solo mengaku tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim.

Direktur PT Persis Solo Saestu (PSS), Ginda Ferachtriawan, mengatakan evaluasi dilakukan setelah klub dipastikan degradasi. Langkah itu merupakan arahan langsung dari pemilik klub.

Menurut Ginda, evaluasi tidak hanya menyasar tim pelatih dan official, tetapi juga struktur manajemen secara keseluruhan.

“(Kita manajemen) masih melakukan evaluasi dan membuat laporan dan membuat laporan,” jawab Ginda melalui pesan singkat.

Ia menambahkan, hasil evaluasi nantinya akan dirangkum dalam laporan resmi untuk diserahkan kepada pemilik klub sebagai bahan menentukan langkah lanjutan Persis Solo.

Saat ditanya hingga kapan proses evaluasi berlangsung, Ginda tidak menjelaskan secara rinci. Namun, ia memastikan evaluasi akan segera dirampungkan.

“Secepatnya,” pungkas Ginda.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved