TribunSolo/

Tilang Pengendara Lewat CCTV Bagus Jika Diterapkan di Solo, Tetapi Ini Kendalanya Menurut Dishub

Adapun, Kota Surabaya telah menerapkan tilang CCTV sejak 1 September 2017.

Tilang Pengendara Lewat CCTV Bagus Jika Diterapkan di Solo, Tetapi Ini Kendalanya Menurut Dishub
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Rambu lalu lintas di Simpang Empat Baron, Solo, Minggu (10/9/2017) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Hari Prihatno, menyebut pemberlakuan tilang melalui kamera CCTV bagus jika diterapkan di Solo.

Namun, penerapan peraturan tersebut butuh kesiapan sarana maupun dengan beberapa kajian.

Demikian ia sampaikan kepada TribunSolo.com, Minggu(10/9/2017) pagi dalam kegiatan Car Free Day (CFD) Solo di Simpang Tiga Pengadilan Negeri Solo.

Pernyataan tersebut sekaligus menanggapi pesan berantai di WhatsApp tentang tilang CCTV di Solo.

Hari menegaskan kabar tilang CCTV berlaku di Solo adalah hoaks.

Baca: Beredar Pesan Berantai di Medsos Soal Tilang Melalui CCTV di Solo, Begini Penjelasan Dishub

Sebab, menurutnya membutuhkan kajian dan diskusi lanjut untuk penerapan tilang CCTV.

"Sarana kita sudah punya 61 CCTV tersebar di berbagai persimpangan," kata Hari.

"Tapi tilang CCTV di Solo harus melalui kajian dan diskusi dengan Satlantas Polresta Solo," tambahnya.

Hari menambahkan, Surabaya telah menguji coba tilang CCTV untuk pelanggar lalu lintas.

"Surabaya sudah, tentunya mereka sudah melalui kajian panjang dalam penerapan tilang CCTV," tambah dia.

Menurutnya, penerapan tilang CCTV bagus untuk meminimalkan pelanggaran lalu lintas di jalan.

Adapun, Surabaya telah menerapkan tilang CCTV sejak 1 September 2017.

Bahkan seperti diberitakan, penerapan tersebut sukses menekan pelanggar lalu lintas di Surabaya. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help