Sipil dan Militer Saling Jatuh Cinta dalam PPSA XXI Lemhannas RI
Sebanyak 81 peserta yang terdiri dari anggota TNI/Polri berpangkat minimal bintang satu, dan para tokoh nasional hidup bersama 5,5 bulan.
Penulis: Junianto Setyadi | Editor: Junianto Setyadi
"Bahkan kadang kita geli karena kalau lagi bercanda semua lupa pangkat,” ujar Taufik Dwicahyono, putera kedua Mantan Wapres Jenderal TNI (Pur) Try Sutrisno.
Baca: Cantik Berhijab Bak Barbie, Wanita Ini Istri Vokalis Band Terkenal Indonesia yang Jarang Terekspos
Lina SE dari Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) mengatakan, dirinya kagum dengan para jenderal yang smart dan piawai dalam merangakai kata-kata.
Hal itu jelas terlihat ketika para peserta memasuki masa video conference (vicon).
“Kesan kaku nampak jelas terlihat dari para jenderal di awal-awal pembauran," ucapnya.
"Meskipun demikian, ketika kami semua hidup bersama dan lebur menjadi satu, para jenderal pandai bersendagurau."
"Bisa memasak, helpful dan jauh dari kekakuan."
"Mereka sama dengan kita yang sipil."

Guru Besar Universitas Andalas, Sumbar, Reni Mayerni, berada di tengah-tengah para jenderal, rekan sekelas di PPSA XXI TA 2017, Lemhannas RI. (DOKUMENTASI TRIBUNSOLO.COM)
"Yang membedakan adalah mereka bertahun-tahun ditempa dalam kedisiplinan tinggi."
"Oleh karenanya, ketika berteman, ada sikap dan gaya yang sama entah mereka berasal dari AD, AU, AL ataupun Polri."
"Awalnya pertemanan dengan para jenderal itu, membuat saya hampir frustasi."
"Ternyata dalam perjalanan selanjutnya mereka menularkan energi positif kepada kami semua."
"Karena mereka memberi dukungan, menawarkan kebaikan dan juga, membangun sikap kebersamaan yang sejati,” ujar Lina.

Para peserta PPSA XXI TA 2017 Lemhannas RI berfoto bersama, Kamis (23/11/2017). (DOKUMENTASI TRIBUNSOLO.COM)
Ketua Kadin Provinsi Babel, Thomas Jusman, mengungkapkan bahwa, teman-teman dari TNI/Polri tidak banyak bicara.
Mereka sangat jarang bertanya, hanya satu dua orang saja.