TribunSolo/

Subsidi Tiket Kereta di Tahun 2018, Pemerintah Alokasikan Anggaran Rp 2,39 Triliun

"Ini bisa efektif mulai 1 Januari 2018 dan akan berakhir 31 Desember 2018," ujar Zulfikri di Stasiun Pasar Senen Jakarta, Kamis (28/12/2017).

Subsidi Tiket Kereta di Tahun 2018, Pemerintah Alokasikan Anggaran Rp 2,39 Triliun
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Seorang petugas berjalan di samping gerbong kereta api lokal di Stasiun Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (7/9/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) kembali memberikan subsidi tiket kereta api pada tahun 2018. 

Tiket kereta api yang disubsidi di antaranya, kereta jarak jauh, sedang, dan dekat, kereta lebaran, kereta rel diesel (KRD), dan Kereta Rel Listrik (KRL). 

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri mengatakan, pemerintah menyiapkan anggaran Rp 2,39 triliun yang diberikan kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Alokasi anggaran tersebut naik 14 persen dari tahun 2017 yang sebesar Rp 2,09 triliun. 

"Besaran subsidi selalu meningkat dalam 3 tahun terakhir, hal ini sesuai dengan komitmen dan sejalan program pemerintah untuk tingkatkan transportasi massal di tengah masyarakat."

"Ini bisa efektif mulai 1 Januari 2018 dan akan berakhir 31 Desember 2018," ujar Zulfikri di Stasiun Pasar Senen Jakarta, Kamis (28/12/2017). 

Baca: Menhub: Harga Tiket Kereta Bandara Turun Jadi Rp 70.000 Karena Permintaan Presiden Jokowi

Zulfikri menyebutkan, rincian subsidi yang dialokasikan dibagi menjadi dua zona.

Zona kereta antar-kota yang terdiri dari kereta jarak jauh dengan subsidi sebesar Rp 173,76 miliar, kereta jarak sedang dengan subsidi Rp 235,67 miliar, dan kereta lebaran dengan subsidi Rp 2,3 miliar. 

Sementara zona kereta perkotaan terdiri dari kereta jarak dekat dengan subsidi Rp 575,95 miliar, KRD dengan subsidi Rp 235,67 miliar dan KRL yang disubsidi sebesar Rp 1,29 triliun.

Zulfikri menambahkan, dengan adanya subsidi ini PT Kereta Api Indonesia dapat meningkatkan layanan kepada penumpang setia kereta api. 

"Kereta api bukan alternatif, tetapi yang dinanti masyarakat."

"Harapannya penyelenggaraan subsidi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat," kata dia. (Kompas.com/Achmad Fauzi)

Berita ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: 2018, Pemerintah Kembali Subsidi Tiket Kereta Api Rp 2,39 Triliun

Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help