Bocah Yatim Piatu Penghuni Panti Asuhan di Makassar Jadi Korban Aksi Begal Usai Beli Baju Lebaran
Karena aksi itu, sisa uang yang dikumpulkan dari sedekah orang yang datang ke Panti Asuhan sebanyak Rp 500.000 raib.
TRIBUNSOLO.COM, MAKASSAR - Nining (12), seorang anak yatim piatu penghuni Panti Asuhan Ar Rahman Jl Serigala, Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban begal di dekat rumahnya.
Dia dibegal setelah pulang berbelanja baju untuk Lebaran di Mall Ratu Indah, Senin (11/6/2018) sekitar pukul 15.00 Wita.
Kapolsekta Mamajang Kompol Daryanto datang menjenguk korban di Panti Asuhan Ar Rahma sekaligus memintai keterangan terkait identitas pelaku dan menyampaikan sumbangan untuk mengganti kerugian yang dialami korban.
Dari pengakuan Nining, karena aksi itu, sisa uang yang dikumpulkan dari sedekah orang yang datang ke Panti Asuhan sebanyak Rp 500.000 raib.
Baca: Posko Kesehatan di Stasiun Solo Balapan Siap Layani Pemudik 24 Jam
“Saya sudah diikuti dan setelah turun dari becak motor (bentor), saya menyeberang jalan"
"Saat masuk lorong, dua orang naik motor itu langsung begal saya"
"Sempat saya pertahan uangku yang ditangan, tapi pelaku malah memukul,” ungkap Nining, Selasa (12/6/2018).
Kepala Panti Asuhan Ar Rahman, Rasnawati, mengungkapkan, salah satu anak asuhnya itu menjadi korban begal pada siang hari.
Baca: Lempar Kerikil dari JPO Tol hingga Sebabkan Kaca Mobil Retak, Dua Remaja Diamankan Polisi
Sepulang dari belanja baju Lebaran, Nining menjadi korban begal hingga menangis terduduk di jalanan karena uangnya raib dibawa pelaku.
“Setelah beraksi, pelaku langsung kabur dengan motor matic-nya"
"Mudah-mudahan pelakunya bisa segera ditangkap agar tidak ada korban begal lagi"'
"Setelah kejadian itu, saya tidak bawa Nining melapor ke polisi"
Baca: Bingung Libur Lebaran ke Mana? Aktivitas Terbang Paralayang di Wonogiri Ini Bisa Kamu Coba
"Kami ikhlaskan saja, biar Tuhan yang membalasnya,” tuturnya.
Sementara itu, Daryanto mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus begal ini.
Polisi, lanjut dia, sudah mengumpulkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi untuk mengungkap identitas pelaku.