Home »

Solo

Terdampak Proyek Pedestrian, Ini Keinginan Pedagang Selter Manahan Solo

Para pedagang di selter PKL Manahan saat ini tengah membongkar lapaknya untuk memberikan akses jalan yang lebih leluasa pada pejalan kaki

Terdampak Proyek Pedestrian, Ini Keinginan Pedagang Selter Manahan Solo
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Kabid PKL, Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Didik Anggono (tengah) saat meninjau selter PKL Manahan, Solo, Selasa (10/7/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Para pedagang di selter PKL Manahan saat ini tengah membongkar lapaknya untuk memberikan akses jalan yang lebih leluasa pada pejalan kaki.

Pembongkaran tersebut merupakan perintah dari Dinas Perdagangan Surakarta.

Salah satu pedagang di selter PKL Manahan, Rati mengatakan dirinya saat ini juga tengah membongkar ulang atap yang sudah tak layak.

"Atap dibongkar semua, material yang sebelumnya bambu juga diminta diganti kayu semua," katanya kepada Tribunsolo.com Selasa (10/7/2018) sore.

Lama Tak Muncul, Gary Iskak Curi Perhatian karena Penampilannya saat Foto Bareng Elma Theana

"Jadi pengeluaran untuk perbaikan ini cukup banyak tapi tak masalah kalau nanti acuannya seperti ini terus," ujarnya.

Rati berharap himbauan tersebut jangan sampai berubah kembali.

Sekadar informasi, penataan selter manahan tersebut dilakukan lantaran selama ini pedagang dianggap melanggar batas pedestrian jalan.

Dinas Perdagangan mencatat banyak pedagang yang menggunakan atap tambahan, kemudian melanggar batas pedestrian.

Wali Kota FX Hadi Rudyatmo Minta Jajaran Kepolisian Sapu Bersih Peredaran Narkoba di Kota Solo

Oleh sebab itu pemkot meminta agar segera dibongkar.

"Saat ini fokus di shelter bagian barat dan utara stadion," kata Kabid PKL, Dinas Perdagangan Kota Surakarta, Didik Anggono saat meninjau lokasi.

"Pedagang diminta secara sukarela membongkar lapak masing-masing yang tidak sesuai ketentuan," ujarnya.

Desainer Vivi Zubedi Ungkap Cerita Nikita Mirzani Jemput Hidayah Hingga Mantap Putuskan Berhijab

Usai pembongkaran selesai, pihaknya akan melakukan pengecatan garis batas di pedestrian yang ada di kawasan itu.

Hal ini dilakukan untuk mempertegas posisi pedagang, dan pengguna pedestrian atau pejalan kaki. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help