Jalan Tol Solo-Sragen Dinilai Efektif Urai Kemacetan Lalu Lintas saat Ramadan dan Lebaran 2018
Manajer Teknik PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Aryo Gunanto, berujar selama periode tersebut tersebut pengguna tol Solo-Sragen cukup banyak.
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tol lintas Jawa ruas Solo-Sragen dianggap bisa memberi solusi untuk memecah kemacetan lalu lintas periode Ramadan dan Lebaran 2018.
Manajer Teknik PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), Aryo Gunanto, berujar selama periode tersebut tersebut pengguna tol Solo-Sragen cukup banyak.
"Rata-rata jumlah kendaraan yang melintasi ruas tol mulai dari Salatiga hingga Sragen sekitar 50 kendaraan per harinya," katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Sabtu (14/7/2018).
Ia mengatakan pada periode Lebaran lalu ruas tol Solo-Sragen sempat dibuka selama lebih dari dua minggu.
• Jokowi Ingatkan Santri Ponpes An Najah Gondang Sragen Bangga terhadap Kekayaaan Budaya Indonesia
Dan efeknya memang dapat mengurai tingginya arus lalu lintas.
Saat dioperasikan pada periode tersebut, sistem pembayaran belum diterapkan.
Mengingat belum sempurnanya beberapa titik jalan.
"Sistem pembayaran baru akan diterapkan, rencananya usai diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, pada Minggu (15/7/2018)," tuturnya.
Adapun pembayaran berlaku Rp .1000 per satu kilometer (Km). (*)