Geliat Sentra Gitar di Solo
Angkat Harga Gitar Lewat Batik, Pemuda asal Solo Pasarkan Gitarnya Hingga Eropa
Guruh yang merupakan pendiri Batiksoul gitar mengungkapkan membatik di instrumen gitar tidaklah mudah.
Penulis: Arif Setyabudi Santoso | Editor: Wahid Nurdin
TRIBUNSOLO.COM - Gitar asal Solo dikenal dengan harga terjangkau.
Berbekal uang seratus ribuan bisa mendapatkan satu gitar.
Gitar asal Solo tak melulu hadir dengan gitar murah.
Satu pengrajin gitar bernama Guruh Sabdo Nugroho justru menjual gitar dengan harga jutaan.
Selain berkualitas, Guruh menambahkan motif batik di badan gitar yang ia buat sebagai ciri khasnya.
Keunikan inilah yang membuat gitarnya berbeda dari pengrajin lainnya.
Guruh membuat gitar sejak tahun 2011.
"Saya bangun branding ini nggak sebentar dari tahun 2011," ungkapnya.
Guruh yang merupakan pendiri Batiksoul gitar mengungkapkan membatik di instrumen gitar tidaklah mudah.
"Kalau kita lihat proses membatik itu merusak, proses batik disiram air panas, nah kita gimana caranya agar batik dipasang di gitar tapi tidak merusak," jelasnya.
Guruh juga mengatakan awalnya ia sering gagal dalam membuat prototype.
Ia mengatakan brandnya baru diakui pada tahun 2014.
Dia mengungkapkan gitarnya dijual dari harga Rp 5 hingga 30 juta.
Paling muerah 5 juta untuk buyer dalam negeri tapi untuk buyer luar negeri rata-rata Rp 15 juta keatas.
"Range-nya 1.500 sampai 3.000 USD," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gitar_20180730_140319.jpg)