Geliat Sentra Gitar di Solo
Angkat Harga Gitar Lewat Batik, Pemuda asal Solo Pasarkan Gitarnya Hingga Eropa
Guruh yang merupakan pendiri Batiksoul gitar mengungkapkan membatik di instrumen gitar tidaklah mudah.
Penulis: Arif Setyabudi Santoso | Editor: Wahid Nurdin
Gitar Guruh dijual mahal karena dia tidak memproduksi secara masal.
"Kita tidak mass product jadi satu model cuma ada tiga biji atau hanya satu unit saja," kata Guruh.
Banyak Peminat dari Luar Negeri
Batiksoul Gitar di Grogol, Sukoharjo justru punya pelanggan kebanyakan dari luar negeri.
"Memang penjualnnya nggak selalu keluar (negeri), dalam negeri juga banyak tapi kita 60 persen keluar negeri, 40 persen dalam negeri," kata Guruh Sabdo Nugroho, founder Batiksoul Gitar.
Guruh Sabdo Nugroho mengatakan sasaran dari produk gitarnya memang luar negeri.
Dia mengatakan sudah mempunyai distributor di luar negeri seperti Singapura, Rusia dan Eropa.
"Kalau di Eropa kebanyakan kolektor jadi ada satu pecinta gitar rumahnya dijadikan semacam home butik," tutur Guruh saat ditemui di rumahnya Rabu (25/7/2018).
(Tribun/Arif Setyabudi Santoso)
Simak terus liputan pengrajin gitar di Solo dalam topik 'Geliat Sentra Gitar di Solo'
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/gitar_20180730_140319.jpg)