Gempa Bumi Guncang Lombok

Hingga Malam Hari Ini, Korban Tewas Akibat Gempa Lombok dan Bali Sudah Mencapai 321 Orang

Bahkan melibatkan banyak relawan dari komunitas pecinta mobil dan masyarakat yang memiliki kendaraan untuk membantu distribusi bantuan.

Hingga Malam Hari Ini, Korban Tewas Akibat Gempa Lombok dan Bali Sudah Mencapai 321 Orang
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Sejumlah bangunan rumah rusak akibat gempa di desa Menggala, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Rabu (8/8/2018). Berdasarkan data terkini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tercatat, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 pada skala richter (SR) di Lombok bertambah menjadi 131 dari sebelumnya 105 orang. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat ( NTB) dan Bali terus bertambah. Hingga Jumat (10/8/2018), jumlah korban tewas mencapai 321 orang.

"Masuknya laporan korban yang sebelumnya belum dilaporkan oleh aparat Pemda dan adanya korban yang berhasil dievakuasi menambah jumlah korban," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Jumat.

Menurut Sutopo, sebanyak 321 korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11 orang dan Kota Mataram 7 orang.

Kemudian, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang.

Kemenag Karanganyar Larang Orang-orang Luar Bermain ke Kantor Kemenag

Semua korban tewas tersebut sudah diverifikasi.

Gempa bermagnitudo 7 juga itu menyebabkan 270.168 orang mengungsi.

Bantuan dari darat juga terus disalurkan.

Distribusi bantuan dilakukan menggunakan 3 helikopter dari BNPB dan Basarnas.

Bahkan melibatkan banyak relawan dari komunitas pecinta mobil dan masyarakat yang memiliki kendaraan untuk membantu distribusi bantuan.

Dapur umum dan pos kesehatan juga banyak didirikan untuk melayani pengungsi. (Abba Gabrillin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Tewas Akibat Gempa Lombok dan Bali Bertambah Menjadi 321 Orang"

Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved