Kampanye di Kantor Muhammadiyah Jatim, Sandiaga Uno Dapat Saweran Rp 7 Juta

Cawapres Sandiaga Salahudin Uno menghadiri kampanye terbatas di gedung pengurus Muhammadiyah Jawa Timur di Surabaya, Kamis (27/9/2018) sore

Kampanye di Kantor Muhammadiyah Jatim, Sandiaga Uno Dapat Saweran Rp 7 Juta
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Cawapres Sandiaga Uno bersama Zulkifli Hasan di Kantor Muhammadiyah Jatim, Kamis (27/9/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, SURABAYA - Cawapres Sandiaga Salahudin Uno menghadiri kampanye terbatas di gedung pengurus Muhammadiyah Jawa Timur di Surabaya, Kamis (27/9/2018) sore.

Dalam kesempatan itu, ratusan peserta dialog yang sebagian besar pengurus dan kader Muhammadiyah menggelar "saweran" untuk dana kampanye Pilpres pasangan Prabowo- Sandiaga Uno.

Uang yang terkumpul lewat kopyah yang dikelilingkan itu mencapai lebih dari Rp 7 juta.

Sandi mengaku kaget setelah diberi uang saweran tersebut.

"Terus terang saya syok, ini baru pertama kali ada saweran untuk kampanye kami," kata Sandi.

Jokowi Jumat Besok ke Solo, 1.972 Personel Gabungan Siap Amankan Kegiatan Presiden

Sesuai aturan yang berlaku, dana sumbangan untuk kampanye tersebut akan dilaporkan kepada KPU dan akan dimasukkan dalam rekening kampanye.

Satu sisi dia juga bangga karena menurutnya kesadaran politik bangsa Indonesia sudah mulai tumbuh.

"Jika sebelumnya pemilih harus diberi uang untuk memilih, sekarang dengan sadar, pemilih justru menyumbangkan hartanya untuk calon. Ini bagus sekali," ujarnya.

Putri Ayu Gelar Kompetisi Cover Lagu Berhadiah Total Rp 22 Juta, Simak Rinciannya

Selain menghadiri kampanye di kantor Muhammadiyah Jawa Timur, Sandi yang didampingi Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, juga menghadiri acara bersama emak-emak di Surabaya.

Mereka menghadiri forum rakor partai pendukung, dan dijadwalkan akan mengunjungi Pasar Tradisional Wonokromo di Surabaya malam nanti. (Kompas.com/Achmad Faizal)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kampanye di Kantor Muhammadiyah Jatim, Sandi Disawer Rp 7 Juta"

Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help