Dishub Solo Akan Tambah Barikade Sliding di Sejumlah Titik CFD

Namun, jumlah itu masih terbilang kurang untuk menutup sejumlah persimpangan jalur lambat di sepanjang Jalan Slamet Riyadi

Dishub Solo Akan Tambah Barikade Sliding di Sejumlah Titik CFD
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Petugas saat mengujicoba Barikade sliding di simpang 3 pengadilan Negeri Surakarta, Sabtu (13/10/2018) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta akan memasang 12 unit modifikasi barikade sliding di jalur lambat Car Free Day (CFD).

Pemasangan ini dilakukan untuk menutup akses masuk jalur lambat di Jalan Slamet Riyadi.

Tujuannya untuk meminimalisasi motor yang kerap masuk ke kawasan jalur lambat.

Namun, jumlah itu masih terbilang kurang untuk menutup sejumlah persimpangan jalur lambat di sepanjang Jalan Slamet Riyadi.

"Jumlah tersebut memang kurang, namun akan kami evaluasi," kata Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Surakarta, Ari Wibowo, Sabtu (13/10/2018) siang.

"Saat ini ada sekitar 12 persimpangan di sepanjang jalan tersebut termasuk enam persimpangan besar," katanya.

Ini Kriteria Sekda Solo Menurut Wali Kota Solo

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL), Dishub Surakarta, Mudo Prayitno mengatakan, rencana penambahan bakal dilakukan ketika hasil pantauan pada CFD nanti selesai dievaluasi.

"Penambahan jumlah barikade sliding bisa ditambah setelah kami melihat hasil di lapangan," katanya Sabtu (13/10/2018) siang.

"Jika harus ditambah, anggarannya masuk pada tahun 2019 mendatang," katanya.

Nantunya saat CFD esok hari, Minggu (14/10/2018) pihaknya akan evaluasi terlebih dahulu.

Enam titik lokasi penempatan tersebut antara lain, jalur lambat di simpang empat Purwosari, Gendengan, Nonongan, simpang empat Ngapeman, Pasar Pon serta simpang tiga Pengadilan Negeri Surakarta. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help