Pemkot Solo Sebut 20 Kios TPID Beroperasi pada November 2018

Pihaknya berujar, Kios TPID ini nantinya akan bekerja sama dengan produsen terkait penyediaan tempat dan pengisian barang

Pemkot Solo Sebut 20 Kios TPID Beroperasi pada November 2018
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Tim TPID bersama Pemkot Surakarta serta jajaran stakeholder terkait saat melakukan sidak ke pasar tradisional 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta berencana mengoperasikan 20 Kios TPID yang berada di pasar-pasar tradisional pada November 2018.

"Rencana November 2018 akan beroperasi, dan harapannya dapat menjaga stabilisasi ketersediaan pangan, pengendalian harga, kaitannya dengan distribusi dan kerja sama," ujar Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Surakarta, Subagiyo, kepada Tribunsolo.com, (15/10/2018).

Pihaknya berujar saat ini memang belum semua pasar tersasar dengan adanya Kios TPID ini.

Prosesnya bertahap, lanjut Subagiyo, saat ini yang siap yakni Pasar Gede, Pasar Nusukan, Pasar Legi, Pasar Jongke, dan Pasar Hardjodaksino.

Sudirman Said Imbau Kampus di Indonesia Tidak Ikut Gerakan Politik

"Paling tidak Kios TPID aktif di lima pasar ini dulu, sehingga dapat digunakan sebagai pemantauan," katanya.

Sekaligus memantau pergerakan harga dan pasokan kebutuhan pokok yang ada kaitanya dengan inflasi.

Pihaknya berujar, Kios TPID ini nantinya akan bekerja sama dengan produsen terkait penyediaan tempat dan pengisian barang. 

Dan teknisnya kios ini tidak setiap hari buka, hanya di hari tertentu, yaitu pada saat diperlukan untuk menahan gejolak harga. 

"Kios TPID ini bukan sebagai pesaing pasar, namun lebih kepada stabilisasi harga dan pasokan komoditas di pasar tradisional," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved