Pembantaian Pekerja di Papua

Diduga Masih Ada Pekerja Jembatan yang Belum Ditemukan di Nduga Papua, Ini Kata Polisi

Sedangkan 15 korban meninggal dunia masih berada di Puncak Kabo, yang rencananya akan dievakuasi ke Wamena atau Timika, Kabupaten Mimika.

Diduga Masih Ada Pekerja Jembatan yang Belum Ditemukan di Nduga Papua, Ini Kata Polisi
Kompas.com/John Roy Purba/Istimewa
Kapolda Papua, Irje Pol. Martuani Sormin Siregar melihat langsung proses evakuasi anggota Brimob Bharatu Wahyu saat tiba di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. 

TRIBUNSOLO.COM, JAYAPURA - Sebanyak 5 orang karyawan PT Istaka Karya ditemukan selamat dan 15 orang ditemukan tewas akibat dibunuh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Kabo, Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupayen Nduga, Papua.

Kini, 4 korban selamat telah dievakuasi ke Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya dan 1 orang selamat masih berada di Distrik Mbua.

Sedangkan 15 korban meninggal dunia masih berada di Puncak Kabo, yang rencananya akan dievakuasi ke Wamena atau Timika, Kabupaten Mimika. 

Polisi menduga, masih ada korban lainnya di Puncak Kabo yang belum ditemukan.

Petugas Evakuasi Temukan 15 Jenazah Pegawai PT Istaka Karya di Puncak Kabo Nduga Papua

Perkiraaan itu berdasarkan informasi awal jumlah pegawai PT Istaka Karya yang bekerja untuk pembangunan jembatan di lokasi kejadian yang merupakan proyek Jalan Trans Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, tim gabungan TNI dan Polri masih melakukan pencarian terhadap karyawan PT Istaka Karya lainnya.

Sebab, dari data yang didapatkan, ada 24 orang karyawan yang melakukan pengerjaan jembatan tersebut.

“Jadi kami menduga masih ada korban lainnya yang belum ditemukan."

"Namun untuk kondisinya belum bisa kita ketahui."

"Maka dari itu tim masih berupaya semaksimal mungkin mencari mereka,” ungkap Kamal ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (5/12/2018) malam. 

Tanggapi Penembakan Pekerja di Papua, Fadli Zon: Pemerintah Gagal Ciptakan Kedamaian

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved