BREAKING NEWS: Warga Kentingan Baru Jebres Solo Bakar Ban demi Tolak Eksekusi Pengosongan Lahan

Warga Kentingan Baru Solo melaporkan persoalan Hak Milik Tanah ke Ombudsman Republik Indonesia pasca ada pengukuran lahan oleh BPN.

BREAKING NEWS: Warga Kentingan Baru Jebres Solo Bakar Ban demi Tolak Eksekusi Pengosongan Lahan
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Penutupan akses ke Kentingan Baru, Jebres, Solo, oleh warga dengan membakar sejumlah ban, Kamis (6/12/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebuah lahan di Kentingan Baru, Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Solo, Jateng, akan dikosongkan oleh pemilik lahan, Kamis (6/12/2018) siang.

Namun langkah tersebut mendapatkan penolakan dari para penghuni lahan.

Sejak pagi mereka sudah bersiap menhadang pengosongan tersebut.

Bahkan di mulut gang Kentingan Baru, tepatnya di depan Rusunawa Jurug, ada beberapa ban truk yang dibakar warga.

Warga Kentingan Baru Jebres Sebut Pengukuran Lahan oleh BPN Solo Masuk Ranah Maldministratif

Di gang lain, warga menutup akses dengan memasang pagar bambu.

Diberitakan sebelumnya, warga Kentingan Baru melaporkan persoalan Hak Milik Tanah ke Ombudsman Republik Indonesia pasca ada pengukuran lahan oleh BPN.

"Mereka tidak boleh melakukan pengukuran karena kami sudah mau ke Ombudsman dengan Presiden supaya (sertifikat) tanah ini ditertibkan," kata Warga Kentingan Baru yang telah tinggal sejak 50 tahun, Andy,  seusai pengukuran lahan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Surakarta, Selasa (28/8/2018) siang lalu.

Total luas lahan di Kentingan Baru tersebut sebesar 15 ribu meter persegi.

Pengukuran Lahan Kentingan Baru di Solo oleh Aparat Gabungan Dianggap Melawan Hukum

Sedangkan warga yang menempati dari penghuni lama sebanyak 58 orang, dan penghuni baru 118 orang.

Halaman
12
Penulis: Imam Saputro
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved