Ribuan Kotak Suara Rusak di Cirebon, KPU AKan Lakukan Penggantian

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) RI berencana mengganti ribuan kotak suara pemilu yang rusak di Cirebon, Jawa Barat.

Ribuan Kotak Suara Rusak di Cirebon, KPU AKan Lakukan Penggantian
Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHON
Petugas membuang kardus kotak surat suara yang rusak karena terkena air, di depan Gudang KPU Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Minggu (10/2/2019) siang. Bawaslu Jabar dan RI menemukan sebanyak 696 kotak yang rusak dan diprediksi masih akan terus bertambah. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) RI berencana mengganti ribuan kotak suara pemilu yang rusak di Cirebon, Jawa Barat.

Saat ini, mereka masih menunggu laporan dari KPU Jawa Barat terkait detail kerusakan.

"Kita tunggu laporan dari sana (KPU Jabar) dulu," kata komisioner KPU, Ilham Saputro, di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

"Ya berapa jumlahnya, kerusakannya seperti apa, berapa yang masih oke," ujarnya, dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com.

Tim Bawaslu RI Temukan 696 Kotak Suara Rusak di Gudang KPU Cirebon, Ini Penyebab Kerusakannya

Ilham mengatakan, dana penggantian kotak suara yang rusak diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Proses penggantiannya tidak akan memakan waktu yang lama karena produksi kotak suara juga tidak membutuhkan banyak waktu.

Selain mengganti dengan yang baru, KPU RI juga akan memerintahkan KPU Cirebon memindahkan sisa kotak suara yang masih dalam kondisi baik ke gudang penyimpanan yang baru.

Harus dipastikan bahwa gudang penyimpanan tidak dalam keadaan lembap dan terjaga kadar kekeringannya.

Namanya Dicoret dari DCT, Mandala Shoji Akan Laporkan KPU ke Polisi

"Pencegahan lain misalnya kami udah memerintahkan seluruh teman-seluruh di provinsi, kabupaten/kota yang ada gudangnya itu dikasih palet bawahnya karena memang ini kan rentan dengan kelembapan," ujar Ilham.

Adapun jumlah kotak suara pemilu rusak di Cirebon bertambah dari 696 unit menjadi 1.410 unit.

Halaman
12
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved