27 Guru Eks K2 Pemkot Solo Tak Bisa Diangkat Jadi PPPK Karena Bukan Sarjana

Sebanyak 27 guru eks kategori 2 (K2) Pemkot Solo dipastikan tidak dapat diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

27 Guru Eks K2 Pemkot Solo Tak Bisa Diangkat Jadi PPPK Karena Bukan Sarjana
TRIBUNJATENG.COM
Ilustrasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sebanyak 27 guru eks kategori 2 (K2) Pemkot Solo dipastikan tidak dapat diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Sebab, mereka tidak memiliki ijazah sarjana sesuai dengan ketentuan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Surakarta, Rachmat Sutomo, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/2/2019) siang.

"Sesuai dengan surat dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN, Red), kuota yang diberikan pemerintah pusat untuk guru K2 di Kota Solo sebanyak 120 orang," katanya.

"Setelah kami melakukan konsultasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surakarta, jumlah guru K2 hanya tinggal 116 orang," katanya.

Dengan begitu, seluruh nama guru K2 sudah terdaftar di sistem BKN.

“Tapi nanti aturannya pendidikan minimal harus S1, sedangkan kalau kita lihat, kemungkinan yang S1 hanya 89," katanya.

Penggunaan ijazah S1 tersebut memang menjadi peraturan tetap.

Selain memiliki pendidikan S1, syarat yang ditentukan pemerintah pusat adalah K2 dengan usia maksimal 59 tahun atau satu tahun sebelum memasuki masa pensiun.

Halaman
12
Penulis: Eka Fitriani
Editor: Junianto Setyadi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved