OJK Beri Imbauan untuk Pelaku UMKM terkait Layanan Fintech

Munculnya platform financial technology (fintech) lending di Indonesia dinilai bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses pembiayaan.

OJK Beri Imbauan untuk Pelaku UMKM terkait Layanan Fintech
TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Produk Fintech yang dapat di akses di IOS. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Munculnya platform financial technology (fintech) lending di Indonesia dinilai bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses pembiayaan.

Terlebih untuk penambahan modal bagi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Adanya produk inklusi keuangan tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau kepada masyarakat ataupun pelaku UMKM untuk memperhatikan beberapa hak berikut:

1. Manfaatkan layanan fintech yang sudah resmi, terdaftar OJK.

Deputi Direktur Pengaturan, Penelitian, dan Pengembangan Financial Technology OJK, Munawar berujar, saat ini terdapat 99 perusahaan fintech yang sudah terdaftar secara resmi di OJK.

Jumlah tersebut terdiri dari 96 fintech konvensial dan 3 fintech syariah.

OJK : Outstanding Laku Pandai Jawa Tengah Capai Rp 122 Miliar Per September 2018

Sebelumnya untuk lebih melindungi masyarakat OJK menutup 231 fintech di awal tahun 2019.

2. Bunga fintech

Dari sisi bunga dan denda, penyelenggara Fintech Lending ilegal mengenakan biaya dan denda yang sangat besar serta tidak transparan.

Halaman
12
Tags
Fintech
OJK
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved