Pemilu 2019
Baliho Kampanye Ditertibkan, Bertrand Antolin Datangi Kantor Bawaslu Sukoharjo untuk Minta Maaf
Kedatangan Bertrand adalah untuk mengurus balihonya yang berada di sekitar Jembatan Bacem, Solo Baru yang diturunkan Bawaslu Sukoharjo.
Penulis: Agil Trisetiawan | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Calon legislatif anggota DPR RI Dapil V dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Bertrand Antolin, mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (2/3/2019).
Kedatangannya adalah untuk mengurus balihonya yang berada di sekitar Jembatan Bacem, Solo Baru yang diturunkan Bawaslu Sukoharjo.
Diketahui pada hari Jumat (1/3/2019) siang, balihonya yang berukuran 4x7 meter ditertibkan oleh Bawaslu Sukoharjo.
Padahal baliho itu baru saja dipasang oleh pihak ketiga.
• Bertrand Antolin Beberkan Isi Chat WhatsApp dengan Ibunda, Kata-katanya Bikin Terharu
Betrand mengatakan, setelah dia mendapatkan kabar tersebut, dia bersama d tim suksesnya langsung terbang dari Jakarta untuk meluruskan hal itu.
"Kita tidak tau adanya larangan pemasangan APK di white area, dan kita kesini untuk meluruskan dan juga meminta maaf," ungkap dia.
Diakui Bertrand, ia mendapatkan banyak dukungan dari masyarakat, baik materi maupun non materi.
Sementara itu terkait pemasangan APK tersebut ia serahkan ke pihak ketiga, yang mana pihak ketiga tersebut tidak mengetahui aturan-aturan pemasangan APK.
• Pimpinan Pesantren Tersangka Kasus Perkosaan Santri di Aceh Tengah Diketahui Terdaftar sebagai Caleg
"Saya tidak menyalahkan mereka (pihak ketiga) karena mungkin mereka tidak mengerti hukum, tapi antusias mereka luar biasa," katanya.
Selain untuk meminta maaf, kedatangan Bertrand juga untuk bersilaturahmi dan konsultasi dengan para anggota Bawaslu Sukoharjo.
"Saya ke sini juga belajar, karena setiap wilayah ada peraturan sendiri-sendiri," ucapnya.
Ditambahkan Bertrand, langkah selanjutnya setelah ada penertiban baliho dirinya, timnya akan mengingatkan tentang aturan tersebut kepada warga yang mana menawarkan jasa untuk pemasangan APK.
• Bertrand Antolin Bikin Penonton Grebeg Sudiro Solo Heboh, Beli Es Pelangi Rp 10 Ribuan
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sukoharjo, Bambang Muryanto, mengatakan jika Bertrand datang atas inisiatif sendiri dan tidak ada upaya pemanggilan.
"Ini tadi Mas Bertrand datang ke Bawaslu terkait dengan penurunan baliho yang bersangkutan, dan kesini untuk minta maaf karena tidak tahu kalau daerah situ dilarang,.