Bicara soal Pelanggaran HAM Berat Prabowo, Agum Gumelar Dilaporkan Ke Bareskrim Polri

Dalam video itu, Agum mengatakan, Dewan Kehormatan Perwira (DKP) menyatakan Prabowo telah melakukan pelanggaran HAM berat dan memutuskan pemecatannya

Bicara soal Pelanggaran HAM Berat Prabowo, Agum Gumelar Dilaporkan Ke Bareskrim Polri
TRIBUNNEWS.COM
Agum Gumelar 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Koalisi Masyarakat Anti-korupsi dan Hoaks (Kammah) melaporkan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Agum Gumelar, ke Bareskrim Polri, atas dugaan mengetahui perkara tapi tak melaporkannya, Selasa (19/3/2019).

Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dengan nomor LP/B/0311/III/2019/BARESKRIM.

Kuasa Hukum Kammah, Eggi Sudjana mengatakan, laporan tersebut mengacu pada video pernyataan Agum yang beredar soal pemecatan Prabowo Subianto sebagai anggota TNI.

Dalam video itu, Agum mengatakan, Dewan Kehormatan Perwira (DKP) menyatakan Prabowo telah melakukan pelanggaran HAM berat dan memutuskan pemecatannya.

"Pointnya yang mendasar adalah tentang pernyataan Agum Gumelar yang perlu ditelusuri lebih jauh"

"Pernyataan Agum ini dia mengetahui sejak 2014 sudah ngomong seperti itu juga," kata Eggi di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa.

Kuasa Hukum Klarfikasi Soal Dugaan Seungri Pernah Bawa PSK ke Indonesia untuk Lobi Calon Investor

"Berarti dugaannya peristiwa 1998 dia tuh tahu persis segalanya, siapa yang ngebunuh, siapa yang dibunuh, jelas tuduhannya kepada Pak Prabowo," sambung dia.

Menurut mereka, persoalan tersebut seharusnya sudah selesai, mengingat Prabowo sudah menjadi cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri pada Pemilu 2009.

Eggi mengatakan, kala itu Agum hadir dan tidak mempermasalahkannya.

"Point pentingnya adalah jika Prabowo menjadi tersangka peristiwa '98 itu, kenapa tahun 2009 Prabowo menjadi cawapresnya Megawati"

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved