KPU Sukoharjo Gelar Simulasi Pencoblosan Pemilu

Dalam simulasi ini, KPU Sukoharjo menggunakan standar yang akan digunakan sesuai pemungutan dan perhitungan suara

KPU Sukoharjo Gelar Simulasi Pencoblosan Pemilu
TribunSolo.com/Agil Tri
Proses simulasi pencoblosan di TPS 14 Kampung Sanggrahan, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, Sabtu (30/3/2019) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Menggunakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 14 di Kampung Sanggrahan, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukoharjo menggelar simulasi pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2019, Sabtu (30/3/2019).

Dalam simulasi ini, KPU Sukoharjo menggunakan standar yang akan digunakan sesuai pemungutan dan perhitungan suara yang nanti dilaksanakan pada 17 April 2019.

Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda mengatakan, simulasi ini sama persis dengan aslinya.

Sekitar Pukul 07.00 WIB para pemilih mulai berdatangan ke area TPS 14.

"Simulasi ini melibatkan warga sekitar TPS 14 dari berbagai unsur, mulai dari pemilih pemula hingga pemilih yang berusia diatas 60 tahun, yang mana diarahkan langsung ke meja daftar hadir pemilih dan selanjutnya melakukan pemeriksaan seperti penyesuaian KTP dan formulir C6, apakah sesuai dengan DPT atau tidak, lalu jari-jari tangannya pun diperiksa," katanya.

Perpuhi Laporkan Garuda Indonesia Airlines ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha

Setelah itu, pemilih harus tanda tangan kedatangan dengan formulir C7 yang disesuaikan dengan jenis kelamin.

Pemilih juga menerima nomor urut panggilan, namun pemilih harus menunggu giliran pencoblosan di tempat yang sudah disiapkan.

Kemudian mereka mencoblos di bilik suara dan memasukkan kertas suara yang telah dicoblos ke dalam kotak suara sesuai dengan warna.

"Simulasi ini bertujuan mengecek kesiapan dari penyelengara pemilu khususnya teman-teman KPPS dan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan dan waktu yang dibutuhkan setiap tahapan-tahapan pemungutan dan perhitungan suara," kata Nuril.

Jelang Debat Keempat Pilpres 2019, Pendukung Jokowi-Maruf di Solo Siapkan Belasan Lokasi Nobar

Selain itu, didalamnya juga mengukur waktu bagi pemilih pemula, pemilih usia produktif dan pemilih yang sudah diatas 60 tahun.

Serta untuk mengetahui beberapa kendala disetiap tahapan, termasuk hal-hal teknis yang menjadi problem bagi pemilih maupun penyelenggara pemilu.

"Simulasi ini menghasilkan rekomendasi ataupun catatan yang nanti dievaluasi dan didiskusikan bersama untuk mencari dengan melibatkan anggota Bawaslu," katanya.

Kebakaran 100 Bangunan di Kolong Tol Pluit, Diduga Dipicu Kompor Meledak

Dilanjutkan Nuril, alasan simulasi tersebut ditempatkan di salah satu TPS yakni untuk menggambarkan gambaran TPS yang ada saat pemilu tiba.

Selain itu masyarakat juga siap berpartisipasi untuk ikut serta dalam proses simulasi. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved