Pilpres 2019
Dua Ribu Personel Kepolisian Dikerahkan untuk Amankan Kampanye Akbar Prabowo di Solo
AKBP Andi Rifai, saat ditemui TribunSolo.com mengatakan pihaknya telah mengerahkan sekitar 2 ribu personel. untuk pengamanan.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kampanye akbar pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dihadiri puluhan ribu massa dari berbagai daerah.
Simpatisan yang hadir berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Provinsi DIY.
Sehingga pengamanan terhadap simpatisan perlu dilakukan.
Wakapolresta Solo, AKBP Andi Rifai, saat ditemui TribunSolo.com mengatakan pihaknya telah mengerahkan sekitar 2 ribu personel. untuk pengamanan.
• Kampanye di Solo, 2.222 Cup Es Teh Dibagikan sebagai Lambang Prabowo akan Menjadi Presiden ke-8
"Kami kerahkan sebanyak 2.000 personel polisi untuk membantu pengamanan kampanye rapat umum terbuka saat ini," katanya kepada TribunSolo.com, Rabu (10/4/2019) siang.
"Kami juga menekankan kepada anggota untuk menghemat tenaganya karena mereka harus bertugas hingga malam hari," imbuh dia.
Dirinya juga menambahkan, manajemen rekayasa lalu lintas Jl. Slamet Riyadi dilakukan dengan sistem buka tutup.
Kendaraan yang hendak melewati Jl. Slamet Riyadi diarahkan melalui jalan lain.
• Kenakan Topi Koboi, Prabowo Salami Ribuan Massa Pendukung di Jalan Bhayangkara Solo
Salah satunya, yakni diarahkan ke kantong parkir seperti di Stadion Manahan Solo dan kawasan Mangkunegaran.
Sistem buka tutup Jl. Slamet Riyadi dilakukan karena jumlah massa yang banyak.
Dirinya juga telah berkoordinasi dengan korlap-korlap acara untuk tidak memasang alat peraga kampanye di Jl. Slamet Riyadi karena white area sesuai dengan aturan KPU.
Sejumlah tokoh juga hadir dalam acara ini, antara lain Amien Rais, Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimukti Yudhoyono (AHY) hingga sejumlah artis Ibu Kota.
Antara lain Al Ghazali, Dul Jaelani, serta Nissa Sabyan. (*)