Pemilu 2019

Polisi Sebut Tak akan Ada Pengamanan Khusus di TPS yang Digunakan Keluarga Jokowi di Solo

Polresta Solo mengatakan tidak ada pengamanan khusus di tempat pemungutan suara yang digunakan oleh keluarga Presiden Joko Widodo.

Polisi Sebut Tak akan Ada Pengamanan Khusus di TPS yang Digunakan Keluarga Jokowi di Solo
TRIBUNSOLO.COM/ASEP ABDULLAH ROWI
Apel pergeseran personel pengamanan Pemilu 2019 di Stadion Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (15/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Asep Abdullah Rowi

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Solo mengatakan tidak ada pengamanan spesial atau khusus di tempat pemungutan suara (TPS) yang digunakan oleh keluarga Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Pemilu, 17 April 2019.

Menurut Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, pengamanan di setiap TPS di seluruh penjuru Solo yang berjumlah 1.734 titik dinilai sama, sehingga tidak ada yang dibedakan.

"Pengamanan semua TPS sama, termasuk TPS yang digunakan keluarga presiden baik di Sumber maupun di Manahan," jelasnya saat apel pergeseran pengamanan Pemilu 2019 di Stadion Manahan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Senin (15/4/2019).

"Jadi tidak ada yang sifatnya pengamanan khusus, ya mekanisme ada dan mengalir saja," jelasnya menegaskan.

Namun saat disinggung soal kerawanan TPS, Ribut enggan merinci karena pengamanan selama Pemilu 2019 yang saat ini memasuki pergeseran ke TPS, dilakukan secara merata.

800 Personel Polresta Solo Siap Amankan TPS pada Pemilu 2019

Adapun lanjut dia, jumlah kekuatan personel yang disiapkan tetap masih sama 2.000 dari unsur Brimob hingga TNI.

"800 personel di antaranya di tempatkan di TPS-TPS di Solo," ungkapnya.

Ribut melanjutkan, pihaknya juga mendirikan 9 posko untuk personel gabungan TNI-Polri di titik-titik tertentu dan strategis yang dianggap bisa mudah melakukan mobilidasi pergerakan peraonel apabila ada hal yang membutuhkan.

"Jadi bisa bergerak secara cepat jika ada yang membutuhkan personel," aku dia.

"Bahkan stretegi ini kita lengkapi dengan peralatan, di sana ada unsur Brimob, TNI dan perwira pengendali," jelasnya menekankan. (*) 

Penulis: Asep Abdullah Rowi
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved